Meski Positif HIV, Tiga-Empat Bulan Awal Dinyatakan Negatif

JAYAPURA- Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids Provinsi Papua, Constant Karma, mengatakan bahwa seseorang yang terinfeksi virus HIV di tiga sampai empat bulan awal, meskipun darahnya diperiksa, hasilnya akan dinyatakan negatif. Namun patut diketahui pula jika infeksi HIV dalam tubuh orang tersebut dapat ditularkan kepada orang lain melalui hubungan seks beresiko.

“Bukan hanya itu, seseorang dengan HIV positif bisa hidup dengan virus HIV dalam tubuhnya 5-7 tahun lamanya. Bahkan orang tersebut tidak tahu kalau dia positif, salah satu karena dirinya kelihatan biasa saja, tidak kelihatan sakit,” ungkap Karma kepada Cenderawasih Pos, Minggu (25/3) malam kemarin.

Namun, kata Karma, ketika sampai di 5-7 tahun tersebut, barulah orang yang positif HIV tersebut mulai terserang penyakit. Dari situlah dirinya mulai rentan terhadap penyakit, yang mana hal ini disebabkan orang tersebut telah beralih statusnya, yang tadinya dari HIV positif menjadi AIDS.

“Kalau sudah AIDS, orang tersebut jadi sering sakit. Kemudian akan diikuti dengan gejala penyakit seperti diare yang tak henti-hentinya, deman tinggi berkepanjangan, serta tidak jarang pula gangguan paru-paru,” tambahnya.

Gejala sering terkena penyakit ini terindikasi AIDS kala orang tersebut berobat ke rumah sakit atas penyakit yang dideritanya. Dari situlah biasanya dokter menganjurkan melakukan tes HIV untuk mengetahui statusnya dengan pasti.

Ketika diagnosa awal gejala AIDS tersebut, barulah akan diberikan ARV, sehingga orang tersebut dapat mengonsumsi ARV secara rutin. (gra/ARY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *