Maraknya Kasus Perceraian di Papua BP4 Siap Berikan Solusi

Kakemenag Papua Jannus Pangaribuan bersama Ketua BP4 Papua  KH. Ahmad Muharom, BA. Ketua Panitia kegiatan Anik Sri Suryani dan lainnya, saat membuka kegiatan pelatihan calon pembimbing pra nikah dan mediasi oleh BP4 Papua, di aula BKKBN Papua di Kotaraja, Sabtu(24/3)kemarin.

JAYAPURA-Kasus perceraian di Indonesia saat ini masih cukup tinggi, Untuk mengatasi hal itu, maka Badan Penasehat Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Papua melaksanakan  pelatihan calon pembimbing pra nikah dan mediasi bagi organisasi wanita di Kota Jayapura, petugas KUA Kemenag, maupun pihak terkait lainnya, berlangsung di Aula BKKBN Provinsi Papua di Kotaraja, Sabtu(24/3) pekan lalu.

   “Kegiatan ini sangat bagus dan banyak manfaatnya, karena memang kasus perceraian di Papua masih tinggi 10:1, sehingga peran BP4 ini sangat  membantu dalam menciptakan keluarga yang berkualitas dan Samawa, dan Kementerian Agama Papua mendukung serta menyambut baik kegiatan ini,”kata Kepala Kemeterian Agama Provinsi Papua Jannus Pangaribuan saat membuka acara itu.

  Diakui Jannus,  BP4 sebagai mitra Kementerian Agama,  karena ini organisasi sosial berdiri sendiri,  maka Kementerian Agama tetap memberikan perhatian dan pembinaan baik secara moril dan materil. Untuk itu, karena BP4 langsung berhubungan dengan KUA maka diharapkan ada sinergi bersama para petugasnya dalam memberikan pembinaan dan pendampingan bagi para pasangan yang mau menikah dan yang sudah menikah.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 26/3  (dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *