Perbaikan Jalan Wouma-Walesi akan Diusulkan ke Provinsi dan Pusat

Tampak sebuah alat berat beberapa waktu lalu saat melakukan normalisasi air di Kali Uwe guna mencegah abrasi.

WAMENA-Abarsi Kali Uwe yang semakin parah dan telah memutuskan ruas jalan antara Distrik Wouma dan Walesi, di Tahun 2018 ini nampaknya belum bisa diperbaiki oleh Pemkab Jayawijaya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jayawijaya, Petrus Mahuze mengakui, ruas jalan yang terputus antara Distrik Wouma dan Distrik Walesi ini tetap menjadi perhatian Pemkab Jayawijaya, perbaikan jalan tersebut akan diusulkan ke Pemerintah Povinsi Papua dan Pusat.

“Pembangunan jalan ini memang membutuhkan biaya yang besar, sehingga kita akan coba meminta lewat Musrenbang provinsi untuk Tahun 2019 dan juga akan diteruskan kepada pemerintah pusat agar bisa membantu mengingat kawasan itu merupakan kawasan wisata budaya FBLB,”ungkapnya, Jumat (23/3) kemarin.

Dalam perencanaan pembiayaan itu, kata Petrus, pihaknya telah menghitung dan membutuhkan anggaran sebesar Rp 22 miliar, ini anggaran yang besar sehingga tahun ini Pemkab Jayawijaya belum bisa lakukan perbaikan.

“Kita menghimbau kepada masyarakat sekitar dan perusahaan yang menggunakan galian yang ada di Kali Uwe untuk tidak terlalu menggali berlebihan karena dampaknya sangat buruk pada masyarakat,”katanya.

selengkapnya baca di harian Cenderawasih Pos Edisi 24/3 (jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *