Tidak Ditemukan Racun, Keluarga Mahasiswi Minta Warung Ditutup

PERTEMUAN:Pihak keluarga almarhumah Yuli mahasiswi Fakultas Kedokteran Uncen Jayapura ketika melakukan pertemuan dengan pemilik warung yang difasilitasi pihak kepolisian di aula Mapolsek Abepura, Kamis (22/3) kemarin. Tak ditemukan kandungan racun dalam makanan korban namun pihak keluarga meminta warung ditutup.

JAYAPURA-Kasus tewasnya seorang mahasiswi bernama Yuli pada Jumat (16/3) di depan sebuah warung di Abepura akhirnya diputuskan untuk dilakukan pertemuan antara pemilik warung dengan pihak keluarga yang difasilitasi oleh pihak kepolisian. Pertemuan tersebut dihadiri ayah korban dan pihak keluarga lainnya

Selain itu guna kepentingan penyelidikan, warung yang sempat didatangi korban sebelum meninggal ini kini telah dipoliceline. Pihak keluarga masih mempertanyakan apa yang menyebabkan korban tewas dan bagaimana dengan hasil laboratorium. Pihak keluarga ingin memastikan apakah korban tewas tanpa ada indikasi apa-apa atau sebaliknya.

Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas SIK kepada Cenderawasih Pos menyampaikan bahwa untuk kasus tewasnya korban hingga kini masih dalam penyelidikan. “Polisi masih mencari bukti dugaan penyebab kematian namun dari pihak keluarga menolak dilakukan otopsi hanya saja tugas kami tetap melakukan pemeriksaan bagi saksi lain. Masih ada beberapa saksi yang mengetahui sebelum korban tiba di IGD RSU Abepura,” beber Gustav Urbinas didampingi Kapolsek Abepura, AKP Dionisius Helan, SIK., usai memimpin pertemuan, Kamis (22/3).

Selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 23/3  (ade/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *