Tol Laut, Solusi Pemerataan Harga di Papua

KOORDINASI- Staff Khusus Presiden RI Kelompok Kerja Papua, Lenis Kogoya, bersama Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Reky Ambrauw S.Sos M.Si, serta sejumlah stakeholder dalam Rapat Koordinasi pembahasan tol laut, yang dilakukan di Kantor Gubernur Papua, Selasa (20/3) siang kemarin.

JAYAPURA- Dalam rangka menjalin sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Provinsi Papua, Staff Khusus Presiden RI Kelompok Kerja Papua, Lenis Kogoya, melakukan rapat koordinasi tertutup bersama Pemprov Papua, dalam hal ini Dinas Perhubungan.

Rapat yang dilakukan di Kantor Gubernur Papua, Selasa (20/3) kemarin ini melibatkan Kementerian Keuangan Bea dan Cukai, PT Pos Indonesia cabang Jayapura, serta pula Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Papua dan Papua Barat.

“Dalam rapat ini kami bahas Tol Laut dan diharapkan Pelabuhan Depapre segera dibangun dan difungsikan. Kementerian PUPR juga diharapkan dapat membantu pembangunan, sehingga cepat selesai agar kapal-kapal besar bisa masuk.  Hal ini berhubungan kuat dengan penyaluran bantuan, termasuk subsidi dari pemerintah untuk masyarakat di daerah,’’ ungkap Staff Khusus Presiden RI Kelompok Kerja Papua, Lenis Kogoya, kepada wartawan, Selasa (20/3) kemarin.

  Dikatakan Lenis Kogoya, Tol Laut ini akan sangat membantu pendistribusian bantuan dan subsidi dari pemerintah kepada masyarakat, sehingga pemerataan harga di Papua terjadi.

“Pertama kita dorong pembentukan BUMD di daerah, sehingga bantuan dan subsidi pemerintah itu disalurkan melalui BUMD tersebut, dengan  harga yang telah ditentukan, sehingga tidak ada peningkatan harga dari harga yang telah ditentukan,” jelasnya.

Lanjutnya, pemerintah pusat telah menyediakan Kapal Roro dari Jepang, yang per 1 April mendatang akan diresmikan Menhub atau Presiden RI di Surabaya. Adanya kapal tersebut, kiranya dapat membantu pelayanan di Papua, ditambah dengan Tol Laut, sehingga bantuan pusat ke daerah semakin cepat dengan tidak memakan biaya besar.

“Sementara distribusi bantuan ke wilayah pegunungan, pemerintah berupaya berkoordinasi, salah satunya dengan TNI-AU dalam penggunaan pesawat Hercules untuk distribusi bantuan ke wilayah pegunungan,” terangnya.

Di kesempatan serupa, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Reky Ambrauw S.Sos M.Si, mengatakan bahwa Pemprov Papua sangat mendukung program Tol Laut yang dicetuskan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo.

“Dengan harapan, dampak dari pada Tol Laut ini dapat benar-benar dirasakan masyarakat, karena adanya Tol Laut, distribusi dapat dilakukan dengan lancar sampai di tujuan dengan cepat. Dengan demikian, pemerataan harga di sejumlah daerah di Papua dapat dirasakan dampaknya oleh masyarakat,” tambah Ambrauw. (gra/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *