RSUD Biak Miliki Bank Darah

dr. Ricardo Mayor

BIAK-RSUD Biak saat in telah memiliki Bank Darah. Bekerjasama dengan unit donor milik PMI Biak dan juga unit transfusi darah milik RSUD Biak, dengan maksimal daya tampung darah sebanyak 600 kantong darah.

Model kerja sama dengan PMI dan rumah sakit ini kata dr. Ricardo Mayor menjadi model yang pertama di Papua dan Indonesia. Dengan adanya bank darah ini kata dr. Mayor akan menjawab kebutuhan darah pasien yang dirawat di RSUD Biak. Pasalnya, belakangan ini kebutuhan darah semakin meningkat seiring bertambahnya sarana cuci darah penyakit gagal ginjal di RSUD Biak.

“Kebutuhan dengan ketersediaan saat ini memang masih belum stabil. Seringkali kita kehabisan stok darah juga, dengan adanya bank darah ini, masyarakat bisa kapan saja melakukan donor darah untuk kemanusiaan di RSUD Biak,” jelas dr. Ricardo Mayor saat ditemui Senin (19/3).

Diakuinya, saat ini kebutuhan darah di RSUD Biak Numfor rata-rata mencapai 150-200 kantong darah perbulan. Kebanyakan stok darah pun masih mengandalkan sektor aksi donor darah yang dilakukan beberapa instansi atau pada beberapa event lokal lain di Biak. (il/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *