Masyarkat Tolikara Tolak Keras Berita Hoax

Kapolres Tolikara AKBP Mada Indra bersama pemerintah dan semua elemen masyarakat Tolikara memanjang spanduk yang sudah dibubuhi tandatangan menolak dengan tegas penyebaran hoax di Tolikara yang digelar di halaman Polres Tolikara, Kamis, (15/3)

KARUBAGA-Maraknya informasi dan pemberitaan yang beredar di Media Sosial (Medsos) yang diragukan kebenarannya atau  yang dikenal dengan hoax, dibutuhkan sikap dan komitmen bersama dari seluruh lapisan masyarakat untuk menangkis berbagai informasi hoax tersebut.

Menanggapi situasi itu, Kapolres Tolikara AKBP Mada Indra bersama Pemkab dan seluruh elemen masyarakat Tolikara mendeklarasikan anti hoax dengan mengelar apel bersama, dilanjutkan dengan membubuhi tandatangan di atas kain putih sepanjang seratus meter di halaman Polres Tolikara di Karubaga, Kamis, (15/3).

Kapolres Tolikara, AKBP Mada Indra mengatakan, hoax adalah kabar atau informasi atau berita palsu atau bohong yang bertujuan untuk membuat opini publik atau membentuk persepsi yang tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.

Maka dari itu, ada sanksi bagi pelaku penyebaran berita hoax yang diatur dalam Undang – undang No 11 tahun 2008 tentang ITE. Bagi pelaku penyebaran hoax dan hate speace dijerat hukuman 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp 100 juta.

Karena itu, seluruh masyarakat Tolikara bersama jajaran Pemerintah,TNI/Polri dan berbagai pemangku kepentingan lain di Tolikara perlu mengambil sikap tegas untuk menolak berita hoax itu, jangan ada lagi di Tolikara .

baca selengkapnya di Harian Cenderawasih Pos Edisi Senin, 19/3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *