Langsung Terkumpul 200 Pasang Sepatu

1000 SEPATU – Ketua An Papua, Echa Sagrim menerima bantuan sepatu dari donatur yang diserahkan di Cafe B-Class Jayapura, Sabtu (17/3) kemarin.

JAYAPURA-Upaya untuk membantu perlengkapan sekolah bagi anak-anak peserta didik di daerah pedalaman Papua yang dilakukan oleh gerakan An Papua dengan mengumpulkan 1000 pasang sepatu mendapat respon positif dari masyarakat Kota Jayapura. Setelah diumumkan sejak 2 minggu lalu, hingga Minggu (18/3) kemarin telah terkumpul 200 pasang sepatu.

Ketua An Papua,  Echa Sagrim menjelaskan bahwa An Papua berasal dari kata “An” yang diambil dari bahasa suku Dani yang artinya “Saya” yang jika digabung dengan Papuan akan menjadi “Saya orang Papua” baik yang asli maupun lahir besar di Papua.

Niat menyiapkan 1000 pasang sepatu ini kata Echa muncul setelah melihat kondisi anak-anak sekolah di daerah pedalaman Papua yang banyak tidak mengenakan sepatu dan harus melewati medan yang sulit serta jauh. Dari kondisi inilah ia bersama sejumlah pemuda peduli merancang untuk menggagas pengumpulan 1000 pasang sepatu.

“Dari kepedulian inilah tanggal 1 Maret kemarin dibentuk komunitas An Papua yang merupakan wadah untuk bergerak aktif langsung berkontribusi  membantu serta merangkul saudara yang tidak mampu dan berada  di daerah pedalaman yang memang membutuhkan,” jelas Echa melalui ponselnya, Minggu (18/3) kemarin.

Menurut Echa dari malam penggalangan bantuan yang dilakukan di Cafe B -Class Jayapura tercatat ada 200 pasang sepatu yang berhasil dikumpulkan. Ia berharap hingga 2 bulan ke depan target 1000 pasang ini bisa terwujud. “Kami bersyukur karena partisipasi masyarakat di Kota Jayapura sangat baik dimana dalam waktu 2 minggu sudah terkumpul 200 pasang sepatu. Pengumpulan ini akan terus kami lakukan hingga 3 bulan dan awal bulan keempat akan langsung didistribusikan ke sekolah-sekolah,” imbuhnya.

baca selengkapnya di Harian Cenderawasih Pos Edisi Senin, 19/3 (ade/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *