Diusulkan Bernama Soekarno Pura

TERPASANG -Bentangan kedua jembatan Hamadi-Holtekam yang Kamis (15/3) diangkat dan kemudian diluruskan. Pekerjaan jembatan ini tersisa 5 persen dan diusulkan bernama Soekarno Pura.

JAYAPURA – Pembangunan jembatan Hamadi Holtekam sedikit lagi rampung. Dari pengangkatan atau lifting span kedua yang dilakukan Kamis (15/3) kemarin progres pekerjaan disimpulkan telah mencapai 95 persen. Artinya untuk menyelesaikan semua pekerjaan ini hanya membutuhkan 5 persen lagi.

   Pihak kontraktor atau pekerja optimis jembatan berwarna merah terang ini akan rampung sebelum waktunya. Estimasinya paling tidak Juli 2018 kondisi jembatan sudah 100 persen rampung.

  Setelah lifting span kedua kemarin, pekerjaan selanjutnya tinggal memposisikan satu bentangan dengan bentangan lain. Jika telah lurus dan pas barulah mulai dilakuan pengelasan. Waktu pengelasan sendiri dibutuhkan sekitar 1 minggu.

  “Hingga hari ini (kemarin.red) bisa dibilang sudah 95 persen karena pekerjaan utamanya sudah selesai, tinggal lantainya. Namun yang penting dari sebuah jembatan adalah geometrinya, menyetel kembali elevasinya seperti apa dan jangan sampai nanti naik lalu turun lagi sebab itu tak boleh dan ini yang sulit,” kata Iwan Zarkasi, Direktur Jembatan Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) di sela-sela pengangkatan span kedua, Kamis (15/3).

  Ia menyebut pada penangkatan span 1 menjadi pembelajaran untuk pengangkatan span kedua dan tingkat kesulitannya justru ada pada kondisi angin dan gelombang air. Apalagi proses pengangkatan ini membutuhkan waktu 4-6 jam. “Alhamdulillah tadi sudah selesai,” jelasnya.    

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi Jumat (16/3)  (ade/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *