Dana Desa Bukan untuk Dikorupsi

Bupati Keerom Muh, Markum, SH, MH, MM bersama Kepala BPMPK Keerom, Triwarno Purnomo, S.STP usai memberikan arahan pada sosialisasi peraturan bupati soal penggunaan dana desa.Aparat desa diminta ciptakan kampung membangun.

KEEROM-Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK) Kabupaten Keerom, Triwarno Purnomo, S.STP mengungkapkan, dalam konteks Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) telah terjadi perubahan paradigma, di mana dalam pembangunan kampung telah ada pergeseran yang semula Membangun Kampung menjadi Kampung Membangun.

Untuk itu, kata dia, dengan paradigma ini berarti kampung diharapkan mampu membangun dirinya sendiri dengan dana yang ada.

 “Dalam pelaksanaan DD maupun ADD, kepala kampung dan perangkatnya serta Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) harus bersama- sama bekerja baik dan melibatkan masyarakat. Dana kampung bukan untuk dikorupsi dan bukan untuk diri sendiri,”tegas Triwarno saat ditemui di Kantor Bupati Keerom, Rabu (14/3) kemarin.

Ia juga berpesan agar kepala kampung dapat menghindari perselisihan baik itu dengan sekretaris kampung, bendahara maupun Bamuskam.

Selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 15/3 (oel/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *