Dua Pria Tewas  di Dua Tempat

Jenazah Aminus Uamang (25) saat ditemukan tergeletak di pinggir jalan poros SP 5, sekitar Pukul 13.45 WIT kemarin.

TIMIKA – Dua orang pria, masing-masing bernama Aminus Uamang (25) dan Tatinus Lokberi (35), tewas dengan sejumlah luka sabetan senjata tajam pada Senin (12/3) kemarin. Keduanya ditemukan di dua tempat berbeda. Aminus ditemukan dalam kondisi tewas di Jalan Poros SP 5 dekat jembatan kembar pada Pukul 13.45 WIT, sedangkan Tatinus ditemukan di sekitar Check Point 28 (Bundaran Bandara Mozes Kilangin) sekitar Pukul 14.30 WIT.

  Data yang berhasil dihimpun Radar Timika  (Cenderwasih Pos Grup) menyebutkan, jenazah Aminus ditemukan tergeletak di pinggir jalan raya dengan posisi tertelungkup. Pada badannya, juga ditemukan sejumlah luka diduga disebabkan karena dipanah dan sayatan benda tajam pada bagian kepala korban.

  Polisi yang menerima laporan tersebut, langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kuala Kencana, AKP Junan Plitomo. Jenazah selanjutnya dinaikkan ke mobil patroli Polsek Kuala Kencana yang rencananya akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika. Namun atas permintaan dari keluarga dan kerabat korban, jenazah diminta tidak dibawa ke RSUD Mimika melainkan dibawa oleh pihak keluarga dan kerabat korban untuk dilaksanakan prosesi adat.

  Sementara itu, Tatinus ditemukan dengan luka bacok pada bagian pelipis hingga hidung di sekitar Check Point 28. Tatinus sempat dievakuasi ke RSUD Mimika, namun kemudian meninggal dunia.

Aparat Kepolisian dari Polsek Mimika Baru yang dipimpin langsung Kapolsek Mimika baru, AKP Frits J Erarri yang turun ke lokasi kejadian, selain mengevakuasi korban ke RSUD, juga mengamankan 23 warga yang kedapatan membawa senjata tajam dan panah di sekitar lokasi kejadian. Seluruh warga kemudian diamankan ke Mapolsek Mimika Baru untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Adanya pembunuhan ini, memicu emosi keluarga dan kerabat korban. Beberapa kelompok warga sempat berkumpul dengan mempersenjatai diri mereka dengan panah dan senjata tajam. Namun, aparat kepolisian yang sudah bersiaga dengan sigap memberikan arahan kekpada warga agar tetap menjaga keamanan dan mengimbau warga untuk kembali ke kediaman masing-masing.

Selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi Selasa 13/3 (tns/dcx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *