Dua Penjambret Nyaris Dibakar Hidup-hidup

Motor Jatuh Saat Kabur, Babak Belur Dihakimi Massa

SORONG-Dua pelaku penjambretan berinisial AN dan AP, nyaris tewas dihakimi massa. Bagaimana tidak, keduanya menjadi bulan-bulanan massa saat motor yang digunakannya terjatuh di Jln Maleo kompleks Taman Makam Pahlawan (TMP) Tri Jaya Sakti Kota Sorong, Sabtu (10/3) pagi sekitar pukul 10.00 WIT. Beruntung polisi cepat tiba di lokasi menghalau massa yang emosinya memuncak.  Seorang pelaku lainnya berhasil melarikan diri.  Ketiga penjambret ini terjatuh saat berusaha melarikan diri setelah melakukan aksinya di Jln A. Yani depan MAN Model Kota Sorong.

Beberapa sakti yang saat itu berada di tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, para pelaku yang berjumlah tiga orang ini melakukan askinya menjambret tas milik seorang ibu rumah tangga di Jln A. Yani depan MAN Model Kota Sorong. Setelah beraksi, ketiganya kabur menuju perempatan Terminal Remu, berbelok ke Jln Pramuka, HBM, kompleks TMP Trijaya Sakti.

Saat para pelaku yang berboncengan tiga kabur usai melakukan aksinya, satu unit mobil pick-up berusaha mengejarnya. Sesampainya di mata jalan Maleo, eks RS Dokter Suhut kompleks Pahlawan, saat hendak berbelok masuk lorong, mobil pick-up yang mengejarnya, langsung menabrak motor yang dikendarai para pelaku. Akibatnya, motor terjatuh dan ketiga pelaku terlempar ke dalam parit. Pelaku yang membawa motor (Joki jambret) langsung lari ke arah bangsal Pertamina, sedangkan dua pelaku lainnya yang terperosok ke dalam parit tidak bisa berkutik karena dikepung warga.

Terbawa emosi, salah satu warga berinisiatif membawa bensin eceran yang dijual di pinggir jalan sambil mengeluarkan kata-kata bakar motor dan bakar orangnnya berulang kali. Upayanya untuk menyiramkan bensin ke motor dan para pelaku, berhasil dicegah warga lainnya. Tidak lama kemudian, dua anggota kepolisian tiba di lokasi  menenangkan massa dan mengamankan dua pelaku untuk selanjutnya digiring ke Mapolres Sorong Kota guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Motor Bison yang digunakan para pelaku beraksi, juga diamankan sebagai barang bukti.

Selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 12/3 (raf/ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *