Apotik Dewi Di-Police Line

Apotek Dewi di jalan Gerilyawan Abepura yang terlihat tertutup dan diberi police line, pekan kemarin.

Diduga Jadi Tempat Praktik Aborsi

JAYAPURA-Meski tak ingin banyak memberikan komentar soal temuan seorang ibu yang melahirkan bayi di emperan toko  di Jl Gerilyawan Abepura, namun pihak kepolisian memastikan tak menghentikan kasusnya sampai di situ.

   Proses penyidikan masih dilakukan bahkan perkembangan terakhirnya adalah Apotek Dewi tempat dokter yang diduga melakukan praktek aborsi ini kini telah ditutup demi kepentingan penyidikan. Pintu apotek yang berjejer dengan beberapa ruko tersebut telah di-police line.

    Kapolsek Abepura, AKP Dionisius Helan SIK yang dikonfirmasi enggan memberi komentar. “Wah soal ini coba langsung ke Polresta ya,” tulis Kapolsek dalam pesan singkatnya.

  Meski Polisi enggan memberi banyak komentar, namun informasi terpercaya menyebut jika dokter yang diduga terlibat melakukan praktek aborsi ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan. Tak hanya sang dokter, sang ibu yang berstatus mahasiswi ini juga telah ditetapkan sebagai tersangka lebih dulu setelah sang bayi  yang dilahirkan di emperan toko, akhirnya meninggal.

    Sayangnya dari dugaan keterlibatan oknum dokter dalam melakukan praktek aborsi ini, dari pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Papua  juga enggan merespon pesan maupun panggilan Cenderawasih Pos yang hendak menanyakan soal sanksi yang bisa diberikan kepada oknum dokter tersebut.

Selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 12/3 (ade/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *