Hari ini, Perayaan PI di Tanah Tabi Digelar

Dr.Frans Pikey, MSi.

Diperkirakan 3000 Orang Hadiri Perayaan PI di Tanah Tabi
JAYAPURA- Ketua Klasis Port Numbay, Pdt. Hein Carlos Mano, S.Th, MSi., mengungkapkan bahwa Ibadah syukur HUT Pekarabaran Injil di Tanah Tabi ke-108 akan dilaksanakan di GOR Cenderawasih Jayapura, Sabtu (10/3) hari ini, pukul 9.00 WIT pagi
“Kita melakukan sesuatu yang baru, yang mana jika biasanya setiap tahun Ibadah syukur dilangsungkan di Pulau Metu Debi, namun saat ini kita pindahakan ke GOR Cenderawasih, salah satunya dikarenakan satu dan banyak pertimbangan,” ungkap Pdt. Hein Carlos Mano kepada Cenderawasih Pos, Jumat (9/3) kemarin.
Pertimbangan yang dimaksud Pdt. Mano tidak lain karena Ibadah syukur yang dilakukan di GOR Cenderawasih Jayapura akan mengeluarkan lebih sedikit biaya, dibandingkan ketika dilakukan di Pulau Metu Debi, yang mana harus menempuh perjalanan laut. Belum lagi persewaan tenda dan kursi yang harus dibawa ke pulau tersebut dengan menggunakan perahu, yang mana juga memakan banyak biaya.
“Sebaliknya kalau di GOR Cenderawasih, dapat melibatkan banyak warga jemaat, yang mana selama ini kami lakukan Ibadah di Pulau Metu Debi, yang datang ke sana hanyalah perwakilan gereja, karena mengingat jarak, transportasi, dan keterbatasan tempat,” jelasnya.
Oleh sebab itu, dirinya menilai bahwa pemindahan tersebut merupakan gerakan yang baru. “Konsepnya mungkin akan sama seperti yang diterapkan Sinode dalam perayaan Hari Pekabaran Injil masuk ke Tanah Papua, yang mana dilakukan setiap 5 tahun sekali di Pulau Mansinam,” tambahnya.
Begitu pula dengan perayaan HUT Pekabaran Injil di Tanah Tabi yang akan dilakukan di Pulau Metu Debi, setiap 5 tahun sekali. “Harapan kami, besok (hari ini, red) akan lebih banyak warga jemaat yang datang untuk beribadah di GOR Cenderawsih Jayapura. Kami sudah menginformasikan hal ini kepada gereja-gereja, sehingga dapat menyampaikan informasi ini kepada jemaatnya, supaya kita bisa sama-sama Ibadah syukur peringatan masuknya Injil di Tanah Tabi, sebagai hari peradaban menuju suatu perubahan di masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua Panitia kegiatan dari Pemkot Jayapura Dr. Frans Pikey, M.Si., mengakui, Pemkot Jayapura telah mendukung dan mensuport HUT PI ini, bekerjasama dengan GKI Klasis Port Numbay, telah membantu menyiapkan, sarana dan prasarananya mulai tempatnya, sound systemnya, transportasi antar jemput pesertanya, dan perlengkapan lainnnya.
“Undangan yang kami perkirakan bisa hadir mencapai 3000 orang, mulai dari 48 denominasi gereja di Kota Jayapura, stakeholder, mitra pemerintah dan pihak terkait lainnya,’’ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (9/3) kemarin.
Untuk acara PI di Tanah Tabi, berlangsung sekira pukul 09.00 WIT, dilaksanakan dengan ibadah bersama dipimpin oleh Pdt. Hiskia Rollo, ST.M.Th dari Sinode GKI Tanah Papua, pemberi sambutan-sambutan diantaranya Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Wali Kota Jayapura, dan turut dihadiri Pjs.Gubernur Papua.
Menurutnya, memang tahun ini untuk peringatan HUT PI tidak dilaksanakan di Pulau Metu Debi, karena sudah dirapatkan oleh panitia HUT PI, perayaan bisa dilakukan di dalam gedung, atau tempat lainnya, sehingga masyarakat bisa datang lebih banyak lagi, tidak terkendala akses transportasi.
Hal lainnya, pihak panitia juga sudah lakukan koordinasi dan komunikasi dengan aparat kepolisian, terkait dalam pengamanan maupun pengaturan lalu lintas, serta pihak lainnya yang ikut terlibat dalam acara tersebut.
Diharapkannya, pelaksanaan perayaan PI nantinya kondisi cuaca di Kota Jayapura bisa bagus terang, tidak hujan, dengan demikian, masyarakat yang hadir bisa lebih maksimal lagi, bisa memenuhi GOR Cenderawasih APO Jayapura untuk melaksanakan indah dan doa bersama untuk Kota Jayapura, supaya terus diberkati, tetap aman, damai dan sejahtera.(gra/dil/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *