Warga Gereja Diminta Cerdas  Pilih Pemimpin

Ilustrasi

BIAK-Memasuki tahun politik 2018 ini, Ketua BP AM Sinode GKI di Tanah Papua Pdt Enrikus Mofu, MTh mengajak agar warga gereja selain menggunakan hak pilih nanti, juga cerdas menentukan pilihan sosok figur pimpinan yang dianggap mampu membawa perubahan, tidak hanya untuk kabupaten dan provinsi tapi juga untuk kemajuan umat.

“Sebagai gereja kita tetap melakukan visi dalam pembinaan umat, di mana, dan kapan saja. Posisi gereja dalam hal ini kedudukannya harus netral, tetapi kita tunjukkan lewat ajakan di alam demokrasi ini untuk menggunakan hak pilih mereka, harus cerdas melihat figur, tokoh, program yang ditawarkan, untuk kemajuan masyarakat, itu kita tanamkan dalam pendidikan politik gereja,” ungkap Ketua BPAM Sinode di Tanah Papua Pdt Endrikus Mofu, MTh, saat merayakan Ulang Tahun Yayasan Persekolahan (YPK) Kristen ke-56 di Biak, Kamis (8/3) kemarin.

Dia meminta agar warga gereja bisa mengantisipasi dan melarang jika saja melihat ada kandidat-kandidat tertentu yang masih menggunakan gedung Gereja untuk berkampanye. Dia melarang hal itu terjadi, karena tentu posisi gereja harus digunakan sepenuhnya untuk beribadah dan pelayanan kerohanian.

“Kita ingatkan warga gereja bisa bertanggungjawab. Fasilitas gereja jangan disalahgunakan dan pejabat gereja jangan menyampaikan hal-hal yang tidak sesuai pada porsinya,”tandasnya. (il/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *