Mahasiswa Uncen Minta Transparansi MoU

PALANG KAMPUS: Puluhan mahasiswa melakukan pemalangan di jalan menuju Kmpus Uncen Perumnas III Waena, meminta kejelasan soal ini MoU antara Uncen dan Polda, Kamis (8/3).

JAYAPURA – Kecurigaan yang tinggi oleh sekelompok mahasiswa dari hasil MoU yang dilakukan Polda Papua dan Uncen berbuah protes. Sekitar 50 mahasiswa Uncen dari beberapa jurusan, Kamis (8/3) kemarin melakukan pemalangan pintu masuk kampus Uncen di Waena.

Alhasil ribuan mahasiswa yang ingin kuliah maupun yang ingin pulang harus tertahan. Aksi ini dimulai sekitar pukul 09.00 WIT dan berakhir pukul 14.00 WIT. Mahasiswa meminta penjelasan tentang apa isi MoU.

Hanya saja, dari aksi ini tak sedikit mahasiswa dan warga yang menyebut jika demo palang tersebut sudah disusupi kelompok berseberangan dengan NKRI. Ini dibuktikan dengan teriakan yang berulang dan meminta merdeka. “Saya baru tahu kalau tugas mahasiswa ada  yang meminta merdeka sementara mereka kuliah dan didik di kampus negeri. Aneh sekali,” kata Jubel, salah satu mahasiswa yang tertahan di depan gapura, Kamis (8/3).

Salah satu koordinator, Bayam Keroman menyebut bahwa penandatanganan tersebut tanpa sepengetahuan pemimpin organisasi mahasiswa dan mereka keberatan. “Kami dengar isi MoU nya jika ada melakukan aksi maka akan ditindak tegas lalu tak ada kegiatan mahasiswa yang berseberangan dengan NKRI. Kami tidak menerima MoU ini,” kata Bayam.

Selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi Jumat,  9/3 (ade/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *