Air Tejun Cyclop Bukan Tempat Pemandian

Abdul Petonengan

JAYAPURA –  Direktur PDAM Jayapura, Abdul Petonengan menegaskan bahwa air terjun yang berada di Gunung Cyclop sejatinya bukan tempat yang boleh digunakan untuk mandi-mandi. Lokasi tersebut harusnya steril dari akfititas manusia karena merupakan tempat sumber mata air yang sangat berpotensi untuk didistribusikan. Kata Abdul ketika air terjun ini digunakan untuk mandi dan aktifitas lainnya maka bisa dipastikan kondisi alami air akan berkurang karena tidak menutup kemungkinan ada detergen atau sabun yang digunakan dan ini akan mengganggu kemurnian air.

“Itu salah kalau digunakan untuk mandi-mandi. Air terjun Cyclop harusnya steril dari aktifitas apapun apalagi sampai ada yang berendam, tidak boleh seperti itu,” jelas Abdul di ruang kerjanya. Namun yang terjadi lokasi kawasan konservasi ini setiap minggunya didatangi banyak pengunjung yang naik dan mandi-mandi disana. “Memang ada kelemahan dari pegawasan karena sekali lagi tak boleh ada aktifitas di mata air Gunung Cyclop ini karena intake kami justru berada di bawahnya,” beber Abdul. Secara aturan bagi yang ingin naik ke Cyclop harus mengantongi ijin dari BBKSDA yang disebut surat Simaksi.

Selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi Jumat,  9/3 (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *