Papua Mandiri Vs Papua Cerdas

VISI dan MISI- Rapat Paripurna Istimewa Pemaparan Visi dan Misi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua untuk periode kepemimpinan 2018-2023 digelar di Ruang Sidang DPR Papua, Selasa (6/3) pagi kemarin.

JAYAPURA- Rapat Paripurna Istimewa Pemaparan Visi dan Misi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua untuk periode kepemimpinan 2018-2023 digelar di Ruang Sidang DPR Papua, Selasa (6/3) pagi kemarin. Adapun Wakil Ketua II DPR Papua, Fernando A. Yansel Tinal, yang bertindak sebagai pimpinan rapat tersebut.
Sebagai pasangan calon petahana dengan nomor urut 1, Lukas Enembe, SIP., MH., dan Klemen Tinal, SE., MM., (LUKMEN), mendapat kesempatan pertama dalam memaparkan visi, misi, serta program kerja yang ditawarkan kepada masyarakat Papua untuk lima tahun mendatang.
Dalam pemaparannya, Lukas Enembe, mengatakan bahwa kerangka visi provinsi Papua akan ditekankan untuk menjaga momentum kebangkitan. Artinya, pelaksanaan Papua Bangkit, Mandiri, dan Sejahtera telah membuahkan hasil dan pondasi yang kuat bagi keberlanjutan pembangunan.
Untuk itu, dibutuhkan kepempimpinan dan sistem pemerintahan yang berpengalaman dan stabil, sehingga sistem tersebut dapat memenuhi kebutuhan akses masyarakat, yang mana bebas dari rasa takut, agar ruang dalam beraktivitas dan berkreativitas sesuai dengan potensi dan bakat masing-masing, dengan penuh kepercayaan diri.

“Terwujudnya Kebangkitan Papua yang berkelanjutan dan sesungguhnya hanya dimungkinkan bila proses sistem berjalan dengan baik. Tujuannya, untuk menjamin bahwa kebijakan yang diambil memang bermanfaat dan ditujukan agar tercapainya kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Papua. Oleh karena itu, pelaksanaan Papua Bangkit, Mandiri, dan Sejahtera tetap dilanjutkan dengan Berkeadilan,” ungkap Lukas Enembe dalam Rapat Paripurna Istimewa Pemaparan Visi dan Misi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua di Ruang Sidang DPR Papua, Selasa (6/3) pagi kemarin.
Bukan hanya itu, melainkan juga memantapkan kemandirian, yang mana harus terwujud di seluruh dimensi pembangunan, yaitu mandiri di bidang ekonomi, sosial, budaya, dan politik.

Selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 7/3(gra/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *