Buat Status Ujaran Kebencian dan Provokatif, Seorang Pemuda Ditangkap

Kevin saat mendekan di ruang tahanan Polres Biak Numfor. Kevin diciduk oleh Satresmob Polres Biak setelah membuat status ujaran kebencian dan provokatif di media sosial dan menjadi viral.

BIAK-Seorang pemuda pemilik akun Kevin ditangkap polisi karena membuat status ujaran kebencian dan status provokatif. Statusnya itu memberikan tanggapan yang sangat negatif terhadap kinerja perusahaan PT Telkom dan Telkomsel dan juga sempat memprovokasi seluruh masyarakat Biak lewat ciutannya.

Karena merasa tidak nyaman dengan hal itu, Kepala PT Telkom Cabang Biak, Pentiarso Rumpoko melaporkan pemilik akun tersebut ke Kapolres Biak Numfor, AKBP Rachmad Amsori. Kata Pentiarso dengan diamankannya pemilik akun tersebut maka bisa selamat dari amukan massa yang memang sudah sangat ramai memberikan komentar pada statusnya itu.

“Laki-laki itu sudah dicari sama pekerja lapangan kita. Katanya kita kerja makan gaji buta, mau bakar kantor Telkom, kita semua tahu itu merupakan satu ujaran kebencian. Jangan sampai menimbulkan hal yang tidak diinginkan, saya sarankan dicari posisinya untuk diamankan dan diproses hukum, karena sudah masuk pada rana UU ITE,” jelas Pentiarso Rumpoko.

Selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 7/3 (il/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *