ASN Harus Jaga Netralitas Pada Pilkada

Terlibat Politik Praktis Harus Siap Diberikan Sanksi

JAYAPURA-Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Provinsi Papua kembali diingatkan untuk menjaga netralitas pada Pilkada yang akan siap digelar di Provinsi Papua tahun ini.

“Saya mengharapkan kepada seluruh pegawai di Pemprov Papua agar menjaga netralitas pada Pilkada,”ungkap Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Papua, Soedarmo ketika memimpin apel pagi di Kantor Gubernur, Senin(5/3).

Menurut Soedarmo, saat ini sudah masuk massa kampanye untuk pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 khususnya di Provinsi Papua. Oleh karena itu pihaknya mengharapkan agar pegawai tidak masuk dalam politik praktis.

Selain itu kesadaran dan pemahaman dari ASN ini penting dalam membangun persepsi yang sama dalam mengsukseskan Pilkada serentak di Provinsi Papua.

“Jangan sampai ada satupun ASN di Pemprov Papua ini melakukan keberpihakan kepada pasangan calon gubernur tertentu, tetapi harus bersikap netral. Pasalnya kalau sikap netralitas ini tidak dijalankan oleh ASN, maka sudah jelas menganggu kelancaran Pilkada di Papua ini,”terangnya.

Dirinya sangat paham pasti semua punya pilihan, dan juga memberikan hak suaranya pada saat pelaksanaan Pilkada yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2017.

“Jangan coba-coba melakukan pelanggaran, terutama menyangkut netralitas ASN di Pilkada serentak ini. Saya tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi apabila ada laporan keterlibatan ASN baik dari masyarakat maupun Bawaslu,”ucap Soedarmo.(ans/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *