Sunat Dewasa, Tidak Perlu Takut

Constant Karma

JAYAPURA- Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua, Constant Karma, mengungkapkan bahwa salah satu hambatan pria dewasa dalam melakukan sirkumsisi adalah karena takut sakit akibat disuntik, bukan karena malu.

Inilah yang belum dipahami, sehingga kadang para pria enggan melakukan sunat, yang mana salah faktor lain, yakni dipengaruhi oleh sunat anak-anak yang memang diketahui sakit.

“Padahal kami tidak menggunakan jarum suntik dan tidak melakukan sirkumsisi sampai berdarah-darah. Buktinya sudah 1.100 orang yang tercatat melakukan sirkumsisi biasa-biasa saja,” ungkap Sekretaris KPA Provinsi Papua, Constant Karma, kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (3/3).

Dalam program sirkumsisi KPA ini lanjut Karma, yang perlu dan paling diutamakan adalah anak-anak sekolah SMA/SMK, serta mahasiswa. “Kami ingin mendapat generasi muda yang berkualitas tinggi. Hidup dengan kualitas reproduksi yang tinggi,” tandasnya. (gra/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *