BKN Usul Kenaikan Gaji PNS di 2019

Terakhir Naik 6 Persen di 2015

JAKARTA – Terakhir kali ada kenaikan gaji pokok PNS dilakukan pada 2015 lalu. Itupun hanya naik 6 persen. Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengusulkan tahun depan ada kenaikan gaji pokok untuk PNS.

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan saat ini Direktorat Kompensasi ASN tengah menyusun konsep usulan kenaikan gaji pokok PNS 2019. “Pertimbangannya bahwa sudah lebih dari dua tahun PNS tidak memperoleh kenaikan gaji pokok,” tuturnya di Jakarta kemarin (28/2). Pertimbangan berikutnya Rancangan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas PNS juga belum diterapkan.

Ridwan juga menjelaskan usulan kenaikan gaji pokok itu tetap meliputi analisa kebutuhan anggaran berikut simulasi dampak fiskalnya. Keberlanjutan usulan ini masih akan dibahas dengan kementerian atau lembaga terkait lainnya. Jika nanti disetujui, maka usulan kenaikan gaji PNS akan dituangkan dalam nota keuangan RAPBN 2019.

Karena masih dalam pembahasan, Ridwan belum bisa menyampaikan berapa persen usulan kenaikannya. Sebelumnya BKN sudah memastikan tahun ini tidak ada skema kenaikan gaji pokok PNS. Namun pemerintah tetap memberikan tunjangan hari raya (THR) sebesar satu kali gaji pokok. Ditambah dengan gaji ke-13, maka dalam setahun PNS mendapatkan 14 kali gaji.

Ridwan mengatakan THR untuk PNS hanya terdiri dari gaji pokok saja. Sedangkan gaji ke-13 PNS menghitung tunjangan yang melekat lainnya. Seperti tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia (UI) Lina Miftahul Jannah mengatakan terkait usulan kenaikan gaji pokok oleh BKN jadi serba salah. “Jika melihat inflasi naik, kok tidak adil jika (gaji pokok PNS, red) tidak naik,” katanya. Tapi kalau mau dinaikkan gaji pokoknya, bagaimana kualitas kinerjanya.

Selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 1/3 (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *