Polisi Tahan 10 Warga Kwamki Narama

Kelompok masyarakat yang terlibat konflik di Distrik Kwamki Narama. Gambar diabadikan beberapa waktu lalu. Sudah ada 10 warga yang ditahan polisi untuk mencegah warga bentrok.

*Lantaran Kedapatan Membawa Alat Perang

TIMIKA – Upaya tegas dari kepolisian untuk menekan maupun menghentikan pertikaian antar kelompok masyarakat di Distrik Kwamki Narama, masih terus dilakukan jajaran Polres Mimika.

Salah satunya dengan melakukan operasi multi sasaran di pintu masuk Distrik Kwamki Narama, yakni di mile point 28 maupun di Iliale, SP 3, serta menempatkan personel gabungan TNI dan Polri di Distrik Kwamki Narama, yang tujuannya untuk mencegah aksi saling serang antar kedua kelompok masyarakat.

Kapolres Mimika, AKBP Indra Hermawan, SH SIK MH ketika ditemui Radar Timika, Selasa (27/2) kemarin mengatakan, aparat keamanan yang tergabung dalam unsur TNI dan Polri telah melakukan pengamanan di Distrik Kwamki Narama terhitung memasuki hari ke 26.

“Kwamki Narama terhitung sampai hari ini (kemarin, red) sudah dua puluh enam hari kita melakukan pengamanan. Kita sudah melakukan pencegatan di dua titik masuk di CP 28 dan SP 3, kita cek alat perang apa saja yang dibawa masuk,” tuturnya.

Selanjutnya kata Kapolres, saat ini sudah terdapat sekitar 100 personel gabungan yang terdiri dari 30 personel dari TNI, 30 dari Brimob Yon B Polda Papua, dan dan 40 personel dari Polres Mimika yang sedang bersiaga di Distrik Kwamki Narama.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 28/2  .(tns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *