​​ Koperasi  Aktif  di Papua  yang Laksanakan RAT Hanya 21,5 Persen

Staf Ahli Gubernur Bidang Kesra dan SDM, Ani Rumbiak, didampingi Kepala Bagian Rencana dan Program Biro Perencanaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Edhi Kusdiyarwoko ketika memukul tifa pada pembukaan Forum SKPD dan rapat koordinasi Online Data System (ODS) bidang koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah se-Papua di Jayapura, Selasa (27/2)

JAYAPURA- Jumlah koperasi aktif di Papua ada 1.880, namun yang melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) hanya 406 koperasi atau 21,5 persen.

Staf Ahli Gubernur Bidang Kesra dan SDM, Ani Rumbiak mengatakan, secara kuantitatif perkembangan koperasi sampai dengan akhir tahun 2017 sebanyak 3.398 koperasi dan yang aktif 1.880 koperasi (55.3 persen).

“Dari 1.880 koperasi aktif, yang melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebanyak 406 unit atau 21,5 persen. Sementara sisanya 1.518 koperasi tidak melaksanakan RAT,”ungkap Ani dalam sambutannya pada rapat pembukaan Forum SKPD dan rapat koordinasi Online Data System (ODS) Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah se-Papua di Jayapura, Selasa (27/2).

Lanjut Ani,  jumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sampai akhir tahun 2017 sebanyak 47.977 unit, sedangkan jumlah wirausaha baru sebanyak 10.603. Oleh sebab itu, dalam rangka pemberdayaan koperasi dan UMKM, perlu ditempuh dengan arah kebijakan yaitu peningkatan daya saing UKM dan koperasi, sehingga mampu tumbuh menjadi usaha yang berkelanjutan dengan skala yang lebih besar.

“Strategi dan kebijakan yang ditempuh dilaksanakan dengan reformasi total koperasi yang dilakukan melalui beberapa hal seperti rehabilitasi atau pembaharuan koperasi yang diawali dengan pengelolaan dan pemuktahiran data koperasi melalui Online Database System (ODS),”terang Ani.

Selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos edisi 28/2 (ans/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *