Anggota Dewan Cuti Saat Ikut Kampanye Saja

JAYAPURA- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Adam Arisoi, mengatakan bahwa jadwal dan wilayah kampanye Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dibagi berdasarkan Daerah Pemilihan (dapil) yang telah diatur oleh KPU Papua, sehingga tidak menyulitkan para kandidat dalam berkampanye.

  “Contohnya, Paslon nomor urut 1 mendapat dapil 1 untuk melakukan kampanye, yang mana terdapat diantaranya Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, dan Kabupaten Keerom. Sementara Paslon nomor urut 2 akan berkampanye di dapil 5, yang mana terdapat Pegunungan Bintang, Yahukimo, dan Yalimo,” ungkap Ketua KPU Papua, Adam Arisoi, kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (24/2) lalu.

  Setelah masing-masing Paslon menyelesaikan rangkaian kampanye, baik di dapil 1 dan 5, maka kata Arisoi, Paslon nomor urut 1 akan pindah ke Dapil berikutnya, yakni Dapil 2, sedangkan Paslon nomor urut 2 pindah ke Dapil 6, yang mana hal ini dilakukan sehingga tidak terjadi tabrakan dalam berkampanye.

  “Kalau kita menggunakan mekanisme yang mana Paslon 1 dan Paslon 2 berada di dapil yang berdekatan, seperti dapil 1 dan 2 atau dapil 4 dan 5, maka tensi politik akan sangat tinggi dan dikhawatirkan terjadinya konflik,” tambahnya.

  Arisoi mengatakan, jadwal kampanye yang telah disusun KPU ini mendapat respon positif dari kedua paslon dan tim kampanyenya masing-masing. “Hal ini sudah kita bahas dengan mereka, yang mana mereka sangat setuju dengan jadwal yang kita buat ini,” pungkas Arisoi.

   Sementara itu,  anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) berharap cuti yang diajukan, dalam rangka keterlibatan Pilgub Papua, dapat bersifat fleksibel, yang mana cuti diambil saat mengikuti kampanye saja.

  “Hal ini telah kita bahas bersama anggota DPRP lainnya, yang mana kita sepakat cuti kampanye ini dilakukan ketika mengikuti kampanye saja, karena jelas dalam undang-undang Pilkada Nomor 10 hanya menyebutkan saat kampanye saja. Hal inilah yang kita tegaskan kepada Bawaslu,” ungkap Ketua DPR Papua, Yunus Wonda, kepada Cenderawasih Pos, Jumat (23/2) lalu.

Baca Selengkapnya di Harian Cenderawasih Pos Edisi (27/2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *