Pemkab Jayawijaya Temukan Praktek Pungli

Sekda Jayawijaya Yohanes Walilo. 

Di Gudang Penyimpanan Barang di Bandara Wamena

WAMENA-Pemkab Jayawijaya menemukan adanya indikasi praktek pungutan liar (Pungli) di gudang tempat penyimpanan barang di Bandara Wamena, pasalnya setiap barang yang dikirim ke Wamena dan disimpan sehari dalam gudang atau di luar gudang, saat hendak diambil pemilik barang, mereka  harus membayar kepada petugas gudang.

Sekda Jayawijaya, Yohanes Walilo mengakui, di bandara selama ini telah diatur pengiriman barang sesuai maniface dan petugas dari pemerintah sesuai ketentuan yang telah diatur, berapa untuk aviasi dan berapa untuk pemerintah, tapi mengapa pemerintah mendapat laporan jika untuk mengambil barang yang bermalam di gudang aviasi harus dibayar.

“Sebenarnya tidak ada aturan seperti itu, ini sudah tergolong pungutan liar yang dilakukan petugas yang berada di gudang penyimpanan contoh tadi, ada masyarakat melapor ada membawa besi, namun bermalam di luar gudang, saat mau diambil harus bayar dulu,”ungkapnya Kamis (22/2) kemarin.

Menurutnya, kalau barang itu di halaman gudang penyimpanan maupun dalam gudang , itu sudah menjadi tanggungjawab aviasi yang mengelola itu, sehingga mau bermalam atau tidak, mau cepat ambil atau lambat, tidak perlu dikenakan biaya lagi.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos edisi 23/2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *