Insiden Becakayu Tak Pengaruhi Papua

DIANGKAT – Proses lifting centre span 1 atau pengangkatan bentangan lengkung jembatan Hamadi-Holtekamp yang dilakukan Rabu (21/2) kemarin. Meski secara nasional Presiden dan Menteri PUPR mengintruksikan untuk menghentikan sementara pekerjaan instruktur yang beresiko, namun di Papua, kerangka baja ini tetap diangkat dengan sejumlah kajian.

Kajian Satu Jam, Lifting Jembatan Akhirnya Dilaksanakan

JAYAPURA – Insiden robohnya bekisting pierhead pada tiang pancang proyek tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu) beberapa hari lalu, yang akhirnya melahirkan instruksi tegas Presiden Joko Widodo, ternyata tak berlaku untuk Papua.

   Presiden Jokowi menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan infrastruktur yang melayang dan berisiko untuk sementara dihentikan dan dilakukan evaluasi karena tercatat ada 14 kejadian terkait rusaknya infrastruktur yang belakangan cukup marak, bahkan menimbulkan korban jiwa.

  Namun untuk Papua, meski ada penyampaian tersebut ternyata rencana lifting centre span 1 tetap dilakukan. Lengkungan jembatan seberat 2000 ton tetap diangkat. Hanya saja sebelum pengangkatan ini telah dilakukan pengkajian lebih dulu dengan melibatkan komite keselamatan konstruksi dan anggota komisi keselamatan jembatan dan pembangunan jalan termasuk Dirjend Binamarga, DR Ir Arie Setiadi Moerwanto.

  Kabalai Jalan dan Jembatan Wilayah Papua, Ir Oesman Marbun dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa dengan adanya kejadian konstruksi beberapa waktu lalu memang ada instruksi yang dikeluarkan. Kesimpulannya perlu diambil langkah pekerjaan dengan aman.    

  “Sesuai instruksi pak Menteri kemarin sebelum melaksanakan kontruksi jembatan yang sifatnya melayang supaya dilakukan evaluasi terlebih dahulu. Kehadiran Dirjend dan Kapuslitbang PUPR memimpin langsung rapat pelaksanaan lifting centre span 1 dan hasilnya disepakati untuk tetap diangkat dengan kajian-kajian sebelumnya,” kata Oesman di awal proses pengangkatan bentangan jembatan pertama di pantai Hamadi, Rabu (21/3).

selengkanya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 22/2 (ade/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *