Bupati Costan: Bupati dan Wakil Bupati Juga Manusia, Bukan Malaikat!

Bupati Costan Oktemka didampingi Wabup Decky Deal saat memotong kue Ultah HUT ke-2 Pemerintahan CODE, di aula Kantor Bupati Oksibil, Senin (19/2)

Dari Acara Ibadah Syukur Dua Tahun Kepemimpinan CODE

OKSIBIL-Dua tahun kepemimpinan Pemerintahan Costan-Decky (CODE)  digelar dalam rangkaian ibadah syukur  di aula Kantor Bupati Pegubin di Kuding, Oksibil, Sabtu (17/2) kemarin. Acara ini dihadiri oleh  para Muspida, pimpinan SKPD dan Staf ASN serta para pelayan Tuhan dari berbagai dedominasi yang ada di Kabupaten Pegunungan Bintang.

    Ibadah tersebut dipimpin oleh Pdt Dave Luhi, S.Th yang khotbahnya diambil dari Yesaya 40:31 yang intinya semua yang ditempatkan oleh Tuhan bekerja di dunia adalah semua dalam rrancangan Tuhan, sehingga para abdi masyarakat harus selalu mengandalkan Tuhan dalam berkarya demi perubahan Pegunungan Bintang yang maju dan sejahtera.

   Pada kesempatan tersebut, Bupati Pegunungan Bintang, Costan Oktemka, SIP mengatakan bahwa dirinya bersama wakil Bupati juga manusia biasa bukan malaikat. Oleh karena itu, apa yang diharapkan oleh rakyat maupun visi dan misi belum bisa sepenuhnya diwujudkan dalam waktu yang singkat ini. Namun pihaknya bersyukur ada banyak perubahan terjadi di Pegunungan Bintang yang harus diakui oleh semua bahwa hal itu terjadi atas berkat pertolongan Tuhan Yesus.

   “Memang banyak kata sinis yang dialamatkan kepada pemerintahan CODE tentang sejauhmana hasil perubahan itu diwujudkan. Namun saya perlu akui dihadapan para ASN dan para hamba-hamba Tuhan dari berbagai dedominasi yang hadiri ini bahwa, saya bersama wakil Bupati juga manusia bukan malaikat. Jadi sebagai manusia pasti banyak kekurangan dan kelemahan, namun kami bersyukur banyak perubahan yang terjadi dimana-mana. Dan perubahan itu tidak instan, namun melalui proses dengan kerja-kerja kita.” ungkapnya.

   Dikatakan perubahan pembangunan yang terjadi adalah perubahan mindset atau pola pikir masyarakat dan ASN dari pola hidup ketergantungan menuju kemandirian dengan kerja hasil dari keringat kita.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 20/2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *