Dua Pembuat dan Penjual CT Akan Dipulangkan ke Kampungnya

Kapolres Jayawijaya AKBP. Jan Bernard Reba saat melakukan pemeriksaan terhadap pembuat dan penjual Miras di halaman Polres Jayawwijaya beberapa waktu lalu. Pembuat dan penjual Miras tersebut akan dipulangkan ke kampung halamannya. 

WAMENA- Dua tersangka pembuat dan penjual Miras lokal jenis cap tikus (CT) yakni  (AL) dan (AS) segera dideportasi alias dipulangkan ke kampung halamannya usai menjalani hukumannya karena membuat dan mengedarkan CT di Jayawijaya.

Kapolres Jayawijaya AKBP Jan Bernard Reba, mengakui, yang bersangkutan akan menjalani hukumannya, namun karena Perda pelarangan Miras ini masih lemah dan tak membuat efek jera maka kepolisian akan memulangkan dua pelaku ini keluar dari Jayawijaya.

“Dua pelaku pembuat CT ini setelah menjadi hukumannya seperti yang diatur dalam Perda pelarangan Miras di Jayawijaya maka kita akan memulangkannya ke kampung halamanya, ini sebagai contoh bagi masyarakat yang lain yang coba membuat Miras di Wamena,”ungkapnya Sabtu (17/2) kemarin.

Dalam penanganan masalah Miras di Jayawijaya, kata Jan Reba, kepolisian tak bisa menerapkan pasal yang dari KUHP, hanya penerapan Perda, namun sayangnya Perda pelarangan Miras ini masih sangat lemah dan dinilai tidak bisa memberikan efek jera bagi pelaku pembuat Miras maupun penjual di Jayawijaya.

Selengkapnya Baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi (19/2 ) (jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *