BTM: Pemekaran Kampung Tidak Bisa Sembarang 

Dr. Benhur Tomi Mano MM

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., secara tegas mengatakan bahwa pemekaran kampung di Kota Jayapura tidak bisa dilakukan dengan seenaknya, karena setiap kampung harus ada ondoafinya.

Penegasan ini disampaikan Wali Kota Tomi Mano terkait adanya permintaan pemekaran kampung oleh masyarakat sementara kampung yang diminta untuk dimekarkan tersebut warganya bukan orang asli Port Numbay.

“Masyarakat di Kota Jayapura harus paham bahwa kampung diberikan jika ada Ondooafi di situ,” ungkap Wali Kota Tomi Mano di Distrik Muara Tami, Sabtu (17/2).

Wali Kota Tomi Mano mengatakan, dirinya tidak memberikan izin untuk pemekaran kampung, karena setiap kampung di Kota Jayapura harus ada Ondoafinya sesuai tatanan adat Port Numbay.

Dirinya menjelaskan bahwa dibuatnya kampung di Kota Jayapura untuk mempertahankan kearifan lokal dan budaya masyarakat asli Port Numbay dengan tatanan adat yang ada sehingga harus ada Ondoafinya.

Untuk itu, bagi siapa pun yang ingin membuat kampung tidak bisa sembarang karena harus dipimpin oleh seorang Ondoafi. “Ini yang harus dimengerti oelh masyarakat bahwa dalam satu kampung harus ada Ondoafinya sesuai tatanan adat masyarakat Port Numbay,” tutupnya. (oel/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *