Penyelundupan Kayu Masohi Digagalkan

Personel Lantamal X Jayapura saat memperlihatkan barang bukti kulit kayu Masohi sebanyak 11 karung dengan berat kurang lebih 500 kg, di Dermaga Porasko Satuan Kapal Patroli Lantamal X Jayapura, Jumat (16/2) siang kemarin.

Tim EFQR-X Lantamal Amankan 4 Pelaku Beserta Speed Boat dan 11 Karung Barang Bukti
JAYAPURA – Setelah sebelumnya berhasil menggagalkan penyelundupan 8 kg Ganja pada pertengahan Januari 2018 silam, Tim EFQR-X Lantamal kembali menggagalkan penyelundupan kulit kayu masohi sebanyak 11 karung dengan berat 500 kg dari Negara tetangga, Papua New Guinea, Jumat (16/2) kemarin.
Komandan Lantamal X Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi menjelaskan dari hasil informasi Tim Intelijen yang bekerjasama dengan Staf operasi, maka Sea Rider dengan Tim EFQR-X melaksanakan operasi Pamtas diperairan Yos Sudarso.
“Saat Tim kami melaksanakan patroli rutin untuk menjaga keamanan perairan laut Papua, kemudian melihat adanya speedboat yang mencurigakan sedang melintasi batas dari PNG menuju ke Jayapura, tepatnya pada pukul 08.30 WIT dengan posisi koordinat 02.35,10S – 140.45, 35T. Sea Rider berhasil melaksanakan pengejaran dan pemeriksaan,” ungkap Komandan Lantamal X Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi kepada wartawan di Dermaga Porasko Satuan Kapal Patroli Lantamal X Jayapura Jumat (16/2) siang kemarin
Ipung Purwadi menjelaskan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan diperoleh data Speedboat tanpa nama berbendera PNG yang dinahkodai oleh BA asal Hamadi beserta tiga orang asal PNG tanpa membawa Identitas resmi sedang membawa muatan kayu Masohi ilegal sebanyak 11 Karung dengan berat kurang lebih 500 kg.

Selengkapnya baca Cenderawasih Pos edisi Sabtu (17/3) . (Eri/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *