Hujan Deras Semalam, Ratusan Rumah di BTN Gajah Mada Terendam Banjir

Rumah warga di BTN Gajah Mada Kampung Yahim Distrik Sentani Kabupaten Jayapura, saat terendam banjir akibat hujan deras semalam, Senin (12/2). (Crist for Cepos)

SENTANI- Hujan deras sejak semalam hingga dini hari yang merata di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten mengakibatkan sebagian perumahan warga mengalami kebanjiran.

Seperti di perumahan BTN Gajah Mada Kampung Yahim Distrik Sentani yang hampir semua rumah tenggelam akibat sungai di samping perumahan yang meluap, karena hujan deras semalam hingga pagi tadi.

Dari informasi yang diterima cenderawasih pos, ratusan rumah di BTN Gajah Mada ini merupakan salah satu perumahan di kota sentani yang sering mengalami kebanjiran jika hujan deras turun.

Salah satu warga BTN Gajah Mada Yahim, Kristian mengatakan bahwa banjir di perumahan ini sejak pukul 03.00 wit dini hari dan hampir puluhan rumah tergenang oleh air.

“Air tergenang mencapai pinggang orang dewasa dan hampir ratusan rumah tergenang oleh air akibat banjir yang berasal dari sungai di samping perumahan ini,” katanya sat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (12/2).

Dia menyatakan akibat banjir ini semua barang-barang milik warga, seperti peralatan rumah tangga, kasur, meja, kursi, kendaraan roda dua maupun roda empat ikut tenggelam.

“Rumah saya hancur tergenang air dan semua barang-barang saya di kamar terendam banjir,” ucap pria yang sehari-hari bekerja di Kantor Kementerian Hukum dan HAM Perwakilan Papua ini.

Sementara itu, Victor Arung menyampaikan bahwa banjir di BTN Gajah Mada ini sudah kurang lebih empat kali terjadi dan hari ini merupakan banjir yang paling parah.

“Sudah empat kali kami mengalami banjir dan ini yang paling parah,” ucapnya.

Arung menyatakan pihaknya sudah ke kantor pihak Developer di Polimak, tetapi tidak mendapatkan satupun pihak Developer. Oleh karena itu, dia berharap agar laporan proses hukum yang pernah di laporkan kepada pihak Kepolisian Polres Jayapura dengan terlapor pihak developer bisa ditindaklanjuti.

“Kami harap laporan kami dua tahun ke Polres Jayapura dengan terlapor pihak developer bisa segera di diproses,” ujarnya.

Lebih jelas mengenai banjir di BTN Gajah Mada Yahim bisa dilihat di koran Cenderawasih Pos, edisi Selasa (13/2) . (bet).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *