Tim Satgas Terpadu TNI/Polri  Tetap Berikan Pelayanan Pengobatan

TNI/Polri masih terus memberikan pelayanan kesehatan di beberapa distrik yang ada di Kabupaten Asmat, Sabtu (10/2)

*Pasca Pencabutan KLB Campak dan Gizi Buruk

ASMAT-  Pasca dicabutnya status KLB (Kejadian Luar Biasa ) di Asmat, Tim Satgas Terpadu TNI/Polri masih terus melakukan pelayanan kesehatan. Kali ini, tim melakukan pelayanan kesehatan di Puskesmas ATSJ, Kampung Sogoni, Kampung Bipim, Kampung Bine, Kampung Ambisu dan Kampung Cewew Distrik ATSJ Kabupaten Asmat.

Pelayan kesehatan dilakukan selama 2 hari yakni 9 dan 10 Februari.  Hari pertama di Puskesmas Distrik ATSJ tim Satgas Terpadu TNI dan Polri yang terdiri dari Kompol dr. Raimon,  Iptu dr. Pande Nyoman, Letda dr. Dodi Mariyanto, Ipda Muhammad Mujiono, Amd melakukan  pengobatan umum terhadap 69 pasien diantaranya 22 pasien merupakan pasien anak-anak, 4 pasien merupakan pasien ibu hamil dan 43 pasien merupakan pasien orang dewasa.

Sementara di Kampung Sogoni Tim Satgas terpadu TNI dan Polri yang terdiri dari 4 personil yakni Letda dr. Dedi Haryanto, Letda Planes, Aipda Lukas dan 3 Suster dari Puskesmas ATSJ melakukan pelayanan pengobatan terhadap 11 pasien yang diantaranya 6 pasien anak-anak, 5 pasien dewasa yang salah satunya merupakan ibu hamil. Untuk ibu hamil tim satgas terpadu memberikan vaksinasi BCG.

Tim Satgas Terpadu TNI dan Polri selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Kampung Bine dengan waktu tempuh sekitar 30 menit dari Kampung Sogoni. Di Kampung Bine, Tim Satgas melakukan pekalanan pengobatan terhadap 33 pasien dimana 3 pasien merupakan ibu hamil dan diberikan pengobatan berupa vaksinasi BCG, sedangkan 30 pasien yakni 16 pasien dewasa dan 14 pasien anak-anak dilakukan pelayanan perobatan umum.

Selanjutnya, Tim Satgas melanjutkan perjalanan ke Kampung Bipim dengan menggunakan speed milik puskesmas ATSJ dengan waktu tempuh sekitar 1 jam dari Kampung Bine. Tim melakukan pelayanan pengobatan umum terhadap 45 pasien, dimana 14 pasien merupakan pasien dewasa dan 1 orang diantaranya merupakan ibu hamil dan diberikan vaksinasi BCG, sedangkan 27 pasien anak-anak dan 3 diantara pasien anak-anak tersebut diberikan vaksinasi Polio.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 12/2 (fia/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *