Gubernur: Jangan Ada Konflik Karena Beda Agama

Gubernur Papua, Lukas Enembe , SIP.MH bersama pimpinan tokoh agama membuka kegiatan soft  opening MTQ tingkat Provinsi XXVII di Swissbel Hotel, Jumat (9/2)

Dari Pengukuhan 4 Lembaga Keagamaan dan Soft opening MTQ tingkat Provinsi Papua XXVII

JAYAPURA-Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH meminta kepada seluruh umat agama yang ada di Tanah Papua untuk terus menjaga toleransi antara sesama dan tetap menjaga keharmonisan yang sudah dibangun selama ini.

  “Saya tegaskan bahwa tidak boleh lagi di Tanah Papua ini terjadi konflik yang disebabkan oleh perbedaan agama atau keyakinan. Selain itu tidak boleh hadir ajaran-ajaran yang bersifat radikalisme diantara pemeluknya,”ungkap Gubernur Papua usai mengukuhkan empat lembaga keagaman dan launching /soft opening MTQ tingkat Provinsi Papua XXVII di Kabupaten Nabeire, yang digelar di Swissbell Hotel, Jumat (9/2).

   Sebab, menurut Gubernur Lukas, semenjak dahulu sampai sekarang masuknya agama-agama di Papua, selalu aman, damai penuh toleransi dan kekeluargaan, sesuai dengan corak masyarakat lokal di wilayah Papua.

  Untuk pihaknya juga mengajak kepada pengurus lembaga-lembaga keagamaan dan tokoh-tokoh agama agar bersama sama Pemerintah secara terus menerus menyadarkan para umatnya. Dimana empat lembaga keagamaan yang dikukuhkan kepengurusannya, Jumat (9/2) pekan kemarin, yakni  Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Lembaga Pembinaan Pengembangan Pesparani (LP3K) bagi umat Katolik, Lembaga Pengembangan Tripitaka (LPTG) bagi umat Budha dan Lembaga Pengembangan Paduan Suara Daerah (LPPD) bagi umat Kristen.

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 12/2(ans/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *