Dari TNI hingga Warga Sipil, Donor  Darah di HUT Cepos

DONOR DARAH_ Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM., saat melihat Direktur SKH Cenderawasih Pos Ny. Nurul Hidayah saat melakukan donor darah di Gedung Graha Pena Entrop, Sabtu(10/2) pekan lalu.

Tercatat 146 Pendaftar, 96 Kantong Darah Terkumpul

JAYAPURA-Aksi donor darah dalam rangka HUT ke-25 Cenderawasih Pos dan HUT ke-108 Kota Jayapura dan Pekabaran Injil di Tanah Tabi, disambut antusias oleh masyarakat, baik dari kalangan TNI, pengusaha, karyawan/ti Bank, instansi pemerintah dan swasta hingga masyarakat biasa. Meski, cuaca sempat mendung dan hujan cukup deras namun tak menghalangi semangat para pahlawan kemanusiaan ini untuk mendonorkan darahnya.

  Dari catatan panitia aksi donor darah ini, tercatat ada 146 pendaftar, PMI Cabang Kota Jayapura berhasil mengumpulkan 96 kantong darah. Animo masyarakat untuk mendonor memang besar, namun sekitar sepertiga dari pendaftar ini, tak bisa mendonorkan darah, karena berbagai hal, terutama masalah tekanan darah, yang kebanyakan tekanan darah tinggi sehingga tidak bisa mendonor.

  Panitia HUT Cepos memberikan hadiah souvenir menarik bagi para pendonor, termasuk kupon undian doorprize, yang langsung diundi usai pelaksnaan kegiatan donor darah. (Selengkapnya, pemenang undian doorprize bisa dilihat di tabel).

  Aksi donor darah ini juga mendapat perhatian khusus dari Wali Kota Dr Benhur Tomi Mano, MM yang hadir langsung membuka kegiatan ini. Begitu juga dengan Ketua PMI Kota Jayapura Ir Rustan Saru, MM juga hadir meninjau aktifitas donor darah di aula Graha Pena Papua, Sabtu (10/2) kemarin.

     “Saya berikan apresiasi kepada Cepos selaku koran harian terbesar dan pertama  di Papua yang tugasnya biasanya memberitakan pembangunan di Papua, tetapi Cepos juga peduli terhadap kemanusiaan,  dengan menggelar donor darah massal, dan ini satu hal yang sangat luar biasa, karena setiap manusia membutuhkan darah dalam kelangsungan hidup mereka,”ungkap Wali Kota Benhur Tomi Mano yang juga mengucapkan, terimaksih kepada peserta yang telah mendonorkan darahnya dan bisa digunakan PMI Kota.

  Sementara itu, untuk  menjawab kegundahan masyarakat di Kota Jayapura, terkait simpang siur apakah darah yang dikeluarkan PMI Kota Jayapura ini harus dibayar atau tidak. Maka, Wali Kota Jayapura Dr, Benhur Tomi Mano, MM., menegaskan bahwa, petugas PMI Kota Jayapura tidak menjual darah. Namun masyarakat hanya mengganti uang pemeliharaan darah sekitar Rp 300 ribu per kantong darah, ini sudah aturan karena untuk pembiayaan dalam pemeliharaan darah, yang dananya juga cukup besar.

   “Saya katakan kepada rakyat saya, bahwa kalau darah itu dijual itu tidak benar, karena kita hanya membiayai pergantian biaya dari pemeliharaan darah tersebut. Jadi petugas PMI tidak pernah menjual darah, masyarakat hanya dikenakan biaya sekitar Rp 300 ribu untuk pemeliharaan darah,’’ungkapnya saat diwawancarai wartawan usai membuka kegiatan Donor Darah Massal di SKH Cenderawasih Pos, dalam Rangka HUT Ke-25 dan menyongsong HUT Ke-108 Kota Jayapura, di Gedung Graha Pena Papua di Entrop, Sabtu(10/2)kemarin.

  Menurut Wali Kota, kebutuhan darah di Kota Jayapura sangat tinggi. Untuk itu, diharapkan adanya partisipasi warga dalam melakukan donor darah sesuai dengan waktunya. Dan nantinya   Pemkot akan melakukan hal sama dengan menggelar donor darah massal kerjasama dengan PMI Kota Jayapura bisa mengumpulkan sekitar 2000 kantong darah dalam 6 kali kegiatan, dalam rangka menyambut HUT Ke-108 Kota Jayapura dan PI Di Tanah Tabi tahun 2018.

  “Kesadaran masyarakat dalam mendonorkan darahnya sudah cukup bagus, karena ada dari lembaga, organisasi, BUMN, BUMD juga telah peduli membuat kegiatan donor darah, dan ini yang harus terus dilakukan,’’terangnya.

  Dari aksi donor darah ini, Ketua Panitia HUT Cepos Lucky Ireeuw menambahkan bahwa dari data peserta yang telah dihimpun ini, diharapkan bisa menjadi data awal untuk komunitas pendonor darah di Kota Jayapura. Selain untuk bisa mendonorkan darah sewaktu-waktu jika dibutuhkan, juga bisa melakukan donor secara rutin minimal 3 bulan sekali, untuk memenuhi kebutuhan darah dari PMI Kota Jayapura. (dil/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *