Gaji Belum Dibayar, Guru Ancam Mogok

JAYAPURA-Proses peralihan kewenangan pengelolaan SMA/SMK dari Dinas Pendidikan kabupaten/kota ke Pemerintah Provinsi yang belum sepenuhnya berjalan baik,  nampaknya akan berdampak pada aktifitas belajar mengajar di sekolah. Pasalnya, akibat gaji para guru SMA/SMK yang belum dibayar, mereka mengancam akan melakukan aksi mogok mengajar di sekolah.

  Hal ini terpaksa mereka lakukan, karena sudah hampir dua bulan ini, sejak pengalihan  dari kabupaten/kota ke provinsi, belum ada tanda-tanda gaji mereka akan dibayarkan. Hal ini yang mengundang keprihatinan dari puluhan Kepala Sekolah tingkat SMA seluruh Kota Jayapura yang bergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMA.

“Kami akan melakukan mogok mengajar akibat dari belum terbayarnya gaji para guru tingkat SMA/SMK selama 2 bulan sejak dialihkan dari Kota/Kabupaten  ke provinsi pada awal tahun 2018.”ungkap Wakil Ketua MKKS Khudlori, yang juga sebagai kepala sekolah SMAN 6 Jayapura.

  Menurut Khudlori, akibat belum dibayarnya gaji dua bulan ini, para guru sudah banyak yang mulai mengeluh. Mereka kebanyakan datang ke sekolah menggunakan taksi bahkan ojek, yang tentunya membutuhkan biaya.

Selengkapnya Baca Harian Cenderawasih Pos Edisi  (10/2) 

1 thought on “Gaji Belum Dibayar, Guru Ancam Mogok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *