Kecewa, Foberja Palang Kantor DPRD Jayawijaya

Massa yang tergabung dalam Forum Bersama Rekonsiliasi Jayawijaya (Foberja) saat melakukan pemalangan Kantor DPRD Jayawijaya, Rabu (7/2) kemarin.

WAMENA–Belum adanya kejelasan dari DPRD Jayawijaya untuk membentuk Pansus untuk melakukan pemeriksaan terhadap KPU dan Panwas Kabupaten Jayawijaya, membuat ratusan masyarakat menggelar aksi demo damai dan memalang Kantor DPRD Jayawijaya, Rabu, (7/2).

Pemalangan Kantor DPRD Jayawijaya  ini dilakukan untuk  mempertanyakan kelanjutan petisi agar adanya pembentukan Pansus DPRD terkait polemik Pilkada Jayawijaya.

Massa yang tergabung dalam Forum Bersama Rekonsiliasi Jayawijaya (Foberja) itu merasa kecewa karena DPRD dianggap tidak menanggapi aspirasi mereka.

“Kami tidak bermaksud melakukan tindakan anarkis, hanya datang meminta aspirasi kami dengan baik, tapi saat kami datang, orang yang ada di dalam kantor DPRD ini langsung keluar dan kunci pintu sehingga kami memalang pintu ruang sidang, pintu masuk depan dan belakang,”ungkap  Sekretaris Foberja, Robertus Sorabut.

Menurut Robertus, DPRD adalah rumah rakyat dan aspirasi yang disampaikan rakyat harus didengar dan dilaksanakan, karena masyarakat lihat banyak kejanggalan yang terjadi di Pilkada Jayawijaya sehingga pembentukan Pansus ini dinilai perlu dilakukan guna memperbaiki kejanggalan yang terjadi dalam penyelenggaraan Pilkada Bupati Jayawijaya.

Selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 8/2.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *