Tigor Wakili Indonesia ke Swedia

Kristian Kogoya yang biasa disapa Tigor saat menerima bantuan dari Pemkab yang diserahkan oleh Asisten 1 Sekda Jayawijaya, Tinggal Wusono di ruang kerjanya, Selasa (6/2).

Ini Kali Kedua Wakili Indonesia di Kancah Internasional

WAMENA–Seorang pelajar asal Jayawijaya atas nama Kristian Kogoya kembali terpilih mewakili Indonesia bagian Timur untuk berbicara di konferensi anak di Stockholm, Swedia pada 9-18 Februari 2018.
Nantinya dia akan memberikan penjelasan kekerasan terhadap anak, khususnya untuk Indonesia bagian Timur, terutama di Jayawijaya yang masih sering terjadi.
Koordinator Pendidikan Wahana Visi Indonesia area pegunungan tengah Papua, Kalbe Law mengakui, siswa yang duduk di bangku kelas XII SMA PGRI Wamena itu secara resmi dilepas oleh Pemkab Jayawijaya ke Jakarta dan selanjutnya ke Swedia. Ini merupakan kali kedua Tigor (sapaan akrab Kristian Kogoya) berbicara tentang anak di forum Internasional.
“Sebelumnya pada Oktober 2017 juga diundang di pertemuan tahunan Milestone ke- 8 di Ottawa, Kanada,”ungkapnya, Selasa (6/2) kemarin.
Menurutnya, pemerintah Swedia dan organisasi We Protect Alliance dan World Vision kembali mengundang Kristian Kogoya mewakili anak-anak dari berbagai belahan dunia pada pertemuan konferensi dengan agenda 2030 untuk mengakhiri kekerasan terhadap anak-anak di Swedia.
“Di Swedia, Kristian Kogoya akan berbicara di tingkat dunia untuk menyuarakan kasus anak, termasuk kasus yang baru ini terjadi yaitu kasus Clarita yang meninggal akibat disiksa ibu kandungnya sendiri,”jelasnya.

Selengkapnya Baca di Harian Cenderawasih Pos edisi 7/2 (jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *