Di Sentani, Seorang Pria Tewas Dianiaya

Warga Diminta Tidak Terprovokasi

SENTANI- Seorang pria bernama Jerry Komagal (33) jadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh tiga orang pelaku dengan menggunakan senjata tajam. Korban  langsung tewas di tempat kejadian  di depan Gereja GKI Zoar Jalan Pasar Lama Distrik Sentani, Sabtu (3/2) lalu malam.

   Hingga kemarin,  tiga orang pelaku yang diduga menjadi pelaku  pembunuhan ini masih dalam penyelidikan dan belum diketahui identitas ataupun motif dari penganiayaan yang mengakibatkan korban tewas tersebut.

  Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa telah terjadi kasus penganiayaan berat terhadap seorang pria bernama Jerry Komagal, sehingga membuat korban langsung tewas di TKP.

  Korban mengalami luka di sejumlah tubuh, terutama di bagian muka, perut, tangan, dan kaki, akibat terkena senjata tajam berupa parang yang dilakukan oleh tiga pelaku tersebut.  “Iya benar ada penganiayaan berat menggunakan parang yang diduga dilakukan oleh tiga orang pelaku (masih lidik.red), sehingga mengakibatkan korban tewas di tempat,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Minggu (4/2) kemarin.

  Menurut Victor, sekitar pukul 20.30 WIT ada saksi  yang saat itu berada di dalam ruko jalan masuk pasar lama Sentani tengah asyik main game, tiba-tiba terdengar ada yang berteriak minta tolong. Saksi  bersama kedua temannya keluar melihat ada 3 orang pelaku masing-masing memegang alat tajam jenis parang sedang mengayunkan parang ke tubuh korban yang saat itu sudah terkapar di depan pagar depan gereja GKI Zoar, jalan Pasar Lama Sentani.

  “Setelah melihat korban terkapar kemudian ketiga orang tersebut melarikan diri dengan menggunakan 3 sepeda motor , yang 1 orang menggunakan SPM jenis Yamaha Vixion warna hitam menuju ke arah bawah pasar lama, sedangkan ke 2 orang pelaku dengan menggunakan 1 sepeda motor jenis Honda Supra warna hitam menuju ke atas lampu merah pasar lama terus belok kanan menuju ke arah Hawai,” jelasnya.

  Lebih lanjut, Victor menyatakan sekitar pukul 20.35 WIT anggota Pos Pasar Lama yang mendengar kejadian tersebut langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mendapati korban sudah dalam keadaan tersungkur meninggal dunia.

  “Tim identifikasi kami dari Polres Jayapura sudah melakukan olah TKP dan jenazah sudah dilakukan otopsi di RS Bhayangkara dan sejumlah barang bukti (BB) sudah kami amankan, guna menyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

  Pihak kepolisian sendiri sudah memeriksa kurang lebih 4 saksi terkait kasus penganiayaan secara sadis yang mengakibatkan korban tewas, tetapi sampai saat ini belum ada penunjuk mengenai motif pembunuhan yang dilakukan oleh 3 pelaku yang masih dalam penyelidikan tersebut. Dari identitas SIM yang ditemukan, korban diketahui warga Jalan Bethel Kampung Harapan Timika.

Berita selengkapnya dapat dibaca di harian Cenderawasih Pos edisi 5/1  bet/fia/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *