OPM Perlu Terbuka Tak Berpolitik

Jhon Gobay : Buktikan Jika OPM Terlibat

JAYAPURA – Dua pandangan berbeda disampaikan satu akademisi Uncen dan anggota DPR Papua terkait keterlibatan pihak TPN OPM dalam pesta demokrasi Pilkada. Isu keterlibatan pihak TPN OPM dalam keamanan kerap muncul  saat Pilkada dan dianggap masih sering digunakan pihak tertentu untuk kepentingan kelompoknya dalam menentukan tujuan. Yang sering muncul adalah isu kerawanan keamanan yang akhirnya berdampak pada banyak hal termasuk pelaksanaan Pilkada di lapangan.

Terkait ini pengamat sosial politik Universitas Cenderawasih, Marinus Yaung masih meyakini bahwa isu TPN OPM dalam Pilkada masih akan menjual. Melibakan kelompok berseberangan guna mengganggu keamanan bila tujuan dianggap belum berhasil masih akan dilakukan dalam Pilkada di Papua. Karenanya Yaung melihat agar tak menimbulkan anggapan buruk maka pihak TPN OPM perlu memberikan statemen tegas dan terbuka bahwa mereka tak berpolitik dalam Pilkada.

“Sebagai partisan dalam Pilkada itu masih sering muncul dan saya yakin dalam Pilkada Gubernur juga akan muncul,” kata Marinus Yaung di Kesusteran Maranatha Waena.

TPN OPM perlu nyatakan bahwa mereka tak terlibat dalam politik praktis di Papua karena mereka murni berjuang untuk merdeka agar masyarakat juga tahu jika mereka tak terlibat sebab jangan sampai ada yang memanfaatkan dengan memunculkan isu keterlibatan TPN OPM untuk keamanan.

Berita Selengkapnya dapat Dibaca di Koran Cenderawasih Pos Edisi Sabtu (3/2)  (ade)

1 thought on “OPM Perlu Terbuka Tak Berpolitik

  1. sudah kelihatan memang selalu ada Balon Gub/ kepala daerah yang menggunakan isu keberpihakan OPM untuk meraih suara.
    ke pemerintah Pusat sebagai Ancaman; ke masyarakat Papua untuk dapat suara..??
    Mau sampai kapan begini? Uang habis hanya untuk penguasa bukan kemajukan rakyat.
    Untung pemerintah Pusat sekarang sangat perhatian thd Papua; pembangunan jalan Litas Prov; Jembatan; dll…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *