Minta Diantar ke Sinakma, Pria Paro Baya Meninggal di Becak

Denny/cepos
Aparat Polres Jayawijaya saat mengevakuasi jenazah yang identitasnya belum diketahui dari becak ke mobil ambulance untuk dibawa ke RSUD Jayawijaya, Jumat (2/2)

WAMENA – Warga Jalan Irian Wamena, digegerkan dengan meninggalnya seorang  pria paro baya, Jumat (2/1) sekitar pukul 15.15 WIT.
Pria paro baya ini awalnya duduk di depan sebuah kafe dan didekati salah seorang karyawan kafe bernama Thamsir Abddul yang hendak menutup kafe.
Thamrin menanyakan tujuan pria paro baya tersebut dan disebutkan mau ke Sinakma. Saksi kemudian memanggil becak dan meminta kepada tukang becak atasnama Stefan Yando untuk mengantarnya ke Sinakma.
Namun ketika korban sudah berada di becak dan becak baru berjalan beberapa meter, pria paro baya tersebut sudah menghembuskan nafas terakhirnya.
Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung menghubungi aparat kepolisian yang kemudian datang mengevakuasi pria tanpa identitas ini ke RSUD Wamena.
“Benar ada pria paro baya yang meninggal di atas becak secara mendadak, dan dugaan sementara karena sakit, dan sudah tidak kuat menahannya. Kami masih menunggu pemeriksaan medis dan akan meminta keterangan dari saksi-saksi,” ungkap Kapolres Jayawijaya, AKBP. Jan Bernard Reba yang dikonfirmasi, kemarin.
Berita lengkap baca di Harian Cenderawasih Pos, edisi Sabtu (3/2)..(jo/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *