Di Jayawijaya, Dua Parpol Terancam Tidak Ikut Pileg

Komisioner KPU Jayawijaya bidang Hukum Welius Wetipo saat menandatangani berita acara verifikasi bagi pengurus DPC Partai Demokrat Jayawijaya, Jumat, (2/2).

WAMENA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jayawijaya, memastikan dua partai politik yakni Hanura dan PKPI tidak memiliki keanggotaan di Jayawijaya dan terancam tidak terakomodir dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Hal itu terungkap setelah dilakukan verifikasi Parpol khususnya untuk kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Komisioner KPU Jayawijaya, Bidang Hukum, Welius Wetipo mengakui, Hanura dan PKPI tidak ada keanggotannya di sistem informasi politik (Sipol) sehingga KPU Jayawijaya tidak lakukan verifikasi lantaran saat ke sana, kantor mereka dalam keadaan sepi.

“Mereka yang tidak ada kepersertaan ini terancam tidak masuk sebagai peserta Pileg, setelah kami lakukan verifikasi faktual bagi Parpol”ungkapnya, Jumat (2/1).

Menurutnya, verifikasi terhadap partai politik dilakukan selama tiga hari yaitu terhadap PAN, Golkar, Demokrat, Nasdem, PDIP, PKB, PKS, PPP dan Gerindra, PBB meskipun dari verifikasi ini belum ada yang melengkapi persyaratannya, namun tetap akan diserahkan berkasnya kepada KPU Pusat yang akan memutuskan.

“Kemarin kita laksanakan di dua partai yaitu PAN dengan Golkar, hari ke dua kami lakukan terhadap delapan (8) partai lainnya, kemudian dua partai yaitu Hanura dengan PKPI kami tidak lakukan karena keanggotannya tidak ada di Sipol,”jelasnya.

Ia memastikan keputusan terhadap dua partai yang tidak diverifikasi akan menjadi kewenangan KPU RI, tugas KPU Jayawijaya hanya melakukan verifikasi kepengurusan Parpol tingkat DPC, sehingga verifikasi ini akan berpengaruh kepada keikutsertaan Parpol dalam Pileg 2019 mendatang.

Berita Selengkapnya dapat Dibaca di Koran Cenderawasih Pos Edisi Sabtu (3/2) (jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *