6 Tersangka Pengeroyok Dibekuk Polisi, 1 Tetapkan DPO

Enam pelaku, saat dihadirkan sebelum press release yang dilakukan oleh Polres Jayapura di Mapolres Jayapura, Jumat (2/2). (Roberth Yewen/Cepos)

SENTANI- Enam tersangka masing-masing berinisial YB (31), PB (34), DS (21), EO (15), YW alias A (23), MY (30) terpaksa dibekuk pihak Kepolisian Polres Jayapura, karena melakukan pengeroyokan yang mengakibatkan korban bernama Hengki Daimoy meninggal dunia (MD) di Kampung Waibron Distrik Sentani Barat, Rabu (31/1) dini hari lalu.

Untuk pelaku utama KW sendiri masih dalam pengejaran dan telah diterbitkan surat daftar pencarian orang (DPO) oleh Polres Jayapura.

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon mengatakan bahwa 6 pelaku yang dibekuk dan 1 pelaku yang DPO merupakan pelaku yang terlibat langsung melakukan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia (MD).

“Mereka ini adalah pelaku yang terlibat melakukan pengeroyokan yang mengakibatkan korban MD di TKP,” ungkapnya saat melakukan presslease di Polres Jayapura, Jumat (2/2).

Victor menambahkan pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB) yang berhasil diamankan diantaranya 1 buah pisau sangkur, 2 buah batu, dan 2 buah kayu yang digunakan oleh para pelaku untuk menganiaya korban hingga MD.

“Jadi barang bukti yang kami amankan ini merupakan alat yang digunakan untuk melakukan penganiayaan terhadap korban,” tambahnya.

Menurut Victor, kasus ini merupakan murni oknum dan tidak melibatkan suku, kampung dan lain-lain, sehingga tidak boleh ada aksi balasan, tetapi diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk memprosesnya sesuai dengan proses hukum yang berlaku.

“Jadi kasus ini murni oknum dan tidak ada kaitan dengan suku, kampung, sehingga saya berharap masyarakat, terutama keluarga pelaku untuk menyerahkan kasus ini kepada kami untuk memprosesnya secara hukum,” ucapnya.

Untuk lebih jelas mengenai kronologis kasus ini dapat di lihat di korban Cenderasih Pos edisi Sabtu (3/2) besok. (bet).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *