Puluhan Hektar Sawah di Wamena Terendam Air

Tampak salah satu lahan pertanian yang ada di Kabupaten Jayawijaya. Sebagian lahan di daerah ini terancam gagal panen karena terendam air.

WAMENA- Separuh dari 74 hektare sawah di tiga lokasi di Kabupaten Jayawijaya, terendam air akibat hujan deras mengguyur wilayah itu.

Ruben Lokobal, ketua kelompok tani Sowo di Distrik Asolokobal mengakui, pengembangan lahan persawahan di sana baru dilakukan pada akhir 2017, namun separuh dari empat hektare lahan yang dikelola, terendam air.

“Baru satu bulan masa tanam, Kali Baliem meluap akhirnya semua tergenang dan banyak yang mati. Kita di sini belum tahu jenis padinya, tapi yang kita tahu adalah padi Toraja kerena bibit padi dibawa dari Toraja,”ungkapnya, Selasa (30/1).

Untuk mengatasi lahan sawah yang terendam, kata Ruben, Pemkab Jayawijaya memberikan bantuan alat penyedot air kepada kelompok tani untuk mengeringkan tanaman padi yang terendam.

Hal yang sama juga disampaikan Poli Wetipo, ketua kelompok tani di Kampung Heleluwa, Distrik Megapura. Dikatakan, selain persoalan lahan yang selalu tergenang air, 25 hektar lahan yang ada belum sepenuhnya dimanfaatkan dengan baik oleh petani karena mereka masih malas untuk menanam padi.

Berita selengkapkapnya dapat dibaca pada Harian Cenderawasih Pos edisi RABU (31/1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *