Bupati Yapen Warning Guru Kontrak 

SERUI- Kekurangan guru di berbagai tingkatan sekolah di kabupaten kepulauan Yapen, khususnya di kampung-kampung menyebabkan proses belajar mengajar tidak berjalan efektif. Ironisnya, guru  mengabaikan tugasnya dan kerap tidak berada tempat.

Hal ini  menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan di Yapen.Menyikapi kurangnya tenaga pengajar di Kabupaten Kepulauan Yapen, pemerintah setempat melalui dinas pendidikan melakukan perekrutan guru kontrak. Perekrutann guru sudah berjalan tiga tahun terakhir.

Tahun 2017 guru kontrak yang diterima dinas pendidikan kurang lebih 170 guru. Dalam perjalanannya, pengabdian guru kontrak untuk mengabdi sebagai guru kontrak belum optimal. Pasalnya, beberapa guru kontrak masih sering tidak berada di tempat tugas.

Bupati Tonny Tesar, S.Sos pun kesal melihat sikap dari guru yang tidak melaksanakan tugasnya. ” Setiap kali saya turun ke lapangan saat kunjungan kerja ke kampung, guru tidak berada di tempat baik guru defenitif maupun guru kontrak,” ungkap bupati kepada wartawan, kemarin.

Berita selengkapkapnya dapat dibaca pada Harian Cenderawasih Pos edisi RABU (31/1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *