Dokumen Sejak Zaman Belanda Juga Ikut Terbakar

CEK PUING – Sekda Papua, Heri Dosenain bersama para Asisten Setda Papua mengecek beberapa bagian dokumen yang masih bisa terbaca sisa kebakaran di gedung arsip daerah pada 24 Januari lalu. Dari pengecekan pada Senin (29/1) kemarin ternyata banyak dokumen sejarah pemerintahan di Papua yang ikut terbakar.

JAYAPURA-Pejabat Papua akhirnya mendatangi lokasi gudang atau depo arsip milik Pemprov Papua yang pada 24 Januari lalu ludes terbakar. Yang terlihat kemarin adalah Sekda, Heri Dosinaen, Asisten I  Doren Wakerkwa, Asisten II Eli Loupatty, Asisten III Elisa Aury dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Hans Hamadi.

   Sebelumnya belasan pegawai perpustakaan dan arsip daerah melakukan kerja bakti membersihkan bagian depan sisa-sisa kebakaran dan tak lama kemudian barulah rombongan pejabat provinsi tiba.

   Sekda sempat melintas di bagian samping gedung dan mengecek kondisi gedung lain yang masih tak tersentuh api. Ia meminta kepada seluruh asisten untuk mencarikan ruko guna menyelamatkan dokumen lain yang belum tersentuh api.

  Di lokasi ini juga meski kejadian kebakaran sudah lewat 5 hari namun api terlihat masih menyala di tengah tumpukan dokumen. Menurut Hans Hamadi dokumen arsip daerah yang tersimpan adalah dokumen sejak zaman Belanda hingga Papua masih menggunakan sebutan Irian Jaya dan akhirnya berubah menjadi Papua.

“Banyak dokumen lama dari pemerintahan sebelum sebelumnya yang ikut terbakar,” kata Hans.

Berita selengkapkapnya dapat dibaca pada Harian Cenderawasih Pos edisi Selasa (30/1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *