Manajemen Persipura Segera Kumpulkan Pemain

JAYAPURA- Setelah mendapatkan kepastian dukungan sponsor dari PT. Freeport Indonesia dan PT. Bank Papua, kini menajemen Persipura sudah berpikir untuk segera lakukan pengumpulan pemain. Managemen Persipura harus berpikir keras untuk membentuk tim baru. Sebab jika dicermati  dari kekuatan tim pada awal musim kompetisi 2017 lalu, saat ini sekitar sepertiga pemain Persipura sudah hengkang ke klub lain. (Selengkapnya lihat tabel).

Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano, nampaknya juga tak mau berlama-lama lagi untuk segera membentuk kekuatan Tim Persipura yang baru, untuk mengarungi musim kompetisi 2018 mendatang. Lebih awal dibentuk, akan lebih baik untuk memberikan masa persiapan yang cukup bagi  tim Persipura. Apalagi, Persipura juga sudah mendapatkan pelatih Peter Butler, yang dipersiapkan untuk  mengarsiteki tim berjuluk Mutiara Hitam ini.

“Ya kalau tidak berhalangan kemungkinan minggu depan ini kita sudah kumpulkan pemain semuanya,”ungkap Benhur Tomy Mano ketika dihubungi Cenderawasih Pos siang kemarin.

Pria yang biasa disapa BTM ini mengaku, manajemen akan lebih dulu melakukan kontrak dengan pelatih dulu, baru setelah itu pelatih dibawa ke Jayapura dan membuat programnya untuk mulai melatih para pemain.

Kendati saat ini ada beberapa pemain Persipura yang sedang bermain di Piala Presiden, namun BTM tetap mengingatkan kepada para pemainnya tersebut tetap menjaga kondisinya dengan baik.  “Kita tidak melarang mereka untuk bermain di Piala Presiden, asalkan tetap menjaga kondisi mereka dengan baik dan jangan sampai mengalami cedera,”tutur BTM.

BTM pun dengan santai menyikapi beberapa pemain yang kini sudah memilih untuk hengkang. Pasalnya ia melihat masih banyak stok pemain Papua yang bisa mengisi slot di Persipura pada musim ini. “Kita tau ada banyak pemain junior di Persipura yang semuanya mempunyai kualitas dan skill bagus, mereka hanya butuh jam terbang main dan sentuhan dari pelatih yang lebih baik lagi untuk mengasah kemampuan mereka,”ucap BTM.

Soal anggaran tahun ini, kendatipun sudah mendapatkan dua sponsor, ia melihat memang belum cukup untuk membiayai kebutuhan tim Persipura dalam semusim ini, yang diperkirakan  mencapai Rp. 35 miliar. Sementara dukungan anggaran dari sponsor yang ada saat ini, yakni dari PT Bank Papua sebesar Rp 8,5 Miliar dan PT Freeport Indonesia juga sebesar Rp 8,5 Miliar, plus Rp 1,5 Miliar jika Persipura berhasil tampil sebagai juara musim ini.

“Kita akan manfaatkan kondisi keuangan yang ada ini sebaik mungkin, karena saat ini masih ada dana subsidi dari PT. Liga Indonesia yang harus diterima oleh Persipura usai Liga 1 2017 lalu, tetapi belum terbayarkan hingga kini. Kalau itu sudah diterim oleh manajemen, maka sudah bisa memenuhi kebutuhan tim dalam semusim kedepan,’tutup BTM.(ans/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *