Hendak Kabur Menggunakan Kapal, Perampok Ibu Kost Ditangkap

JAYAPURA- Tiga pelaku perampokan berinisial AFA (18), JO (20) dan Mar (32)  yang menyebabkan tewasnya  korban bernama Anita Wijaya (60), pemilik kamar kos di Vuria Jalur I No 30 Kelurahan Wahno, Distrik Abepura pada Rabu  (17/1), akhirnya tertangkap, Kamis (18/1) malam. Ketiga pelaku yang dijerat dengan  pasal 340 Subsidair Pasal 365 ayat 4 ini terancam mendapat hukuman mati akibat perbuatannya.

  Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku ternyata memang  bukan kali pertama ini saja melakukan kejahatan. Bahkan, menurut  Kasubid III Diskrimsus Polda Papua Kompol Awaluddin Amin, dari hasil interogasi awal,  ketiga pelaku pernah melakukan  tindak pidana lainnya. Di mana mereka pernah melakukan pencurian dan kekerasan di wilayah hukum Polsek Jayapura Selatan,  tepatnya di Polimak.

   “Dari inerogasi kami kepada korban-korban sebelumnya, pelaku menggunakan modus operandi sama halnya dengan apa yang dilakukan kepada korban Anita Wijaya  yang membuat korban akhirnya tewas,” ucap Awaludin yang didampingi Kabid Humas Polda Papua, Diskrimum dan Kapolsek Abepura dalam siaran pers yang dilakukan di Aula Cenderawasih Polda Papua, Jumat (19/1).

   Para pelaku ini juga mengaku bahwa   calon korban yang diincar   adalah mereka yang sudah diketahui sebelumnya. Terutama dimana tempat tinggal korban, aktifitas korban kesehariannya,  jika semua sudah diketahui pasti, baru para pelaku ini melancarkan aksinya.

  “Faktanya mereka ini membutuhkan uang, karena mereka tidak memiliki pekerjaan tetap, selain itu akibat terlilit hutang gali lubang tutup lubang  maka mereka melakukan hal tersebut,” ungkapnya.

  Awaludin menyebutkan, salah satu pelaku dengan inisial Mar  pernah menjadi tersangka kasus penipuan yang kasusnya saat ini sedang ditangani oleh Polsek Abepura. Dalam kasus ini, dugaan awal polisi adalah perampokan, dengan  melihat barang-barang yang diambil pelaku.

  Namun  pihaknya akan mendalami kasus tersebut, apakah pembunuhan berencana atau tidak. Oleh karena itu, penyelidikan juga akan  melihat modus kasus-kasus sebelumnya, yakni  perampokan dan penipuan yang dilakukan para pelaku.

  “Pelaku saat menjalankan aksinya melihat calon korbannya dari dua versi, yakni random dan memang sudah kenal dengan korban, karena di TKP sehari sebelum kejadian pelaku datang ke rumah korban yang merupakan pemilik rumah kost,” terangnya.

   Pelaku yang sempat kabur usai melakukan kejahatannya, berencana untuk kabur dari Kota Jayapura. Namun polisi berhasil mengindentifikasi pelaku. Dimana ketiga pelaku berhasil ditangkap di Pelabuhan Jayapura, saat ditangkap ketiganya tidak melakukan perlawanan.  Dari hasil pemeriksaan sesaat setelah ditangkap, ketiganya juga saling kenal bahkan sering bertemu, dan saat melakukan aksinya menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. (fia/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *