Panen Perdana di 2018, Wujud Komitmen Gubernur

BERI ARAHAN: Kepala Dinas TPH Provinsi Papua, Ir Semuel Siriwa,MSi ketika memberikan arahan disela-sela kegiatan panen padi di Keerom, kemarin.

JAYAPURA – Untuk meningkatkan kebutuhan beras di Jayapura dan sekitarnya, Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura bersama dengan Pemerintah Kabupaten Keerom melaksanakan panen padi, yang dipusatkan di Arso III, Distrik Skanto Kabupaten Keerom.

“ Panen perdana di tahun 2018 ini merupakan wujud komitmen dari Bapak Gubernur untuk bagaimana ke depan kita tidak lagi mengimpor beras dari luar Papua. Dengan memaksimalkan alam, kita harus mampu mencukupi kebutuhan beras, terutama untuk beras jatah bagi ASN maupun TNI/Polri,”ungkap Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Papua, Ir Semuel Siriwa,MSi kepada Cenderawasih Pos via ponselnya, tadi malam.

Disaat masa paceklik, ujar Siriwa, justru petani di daerah perbatasan RI- PNG yaitu di Kabupaten Keerom yang menjadi beranda terdepan dan  mampu melakukan panen padi, dimana jenis padi yang dipanen adalah Varietas Inpari 31.

“Diperkirakan hasilnya sebanyak 608 ton GKG (Gabah Kering Giling) dari total luas Panen Padi sebanyak 152 Ha. Diharapkan juga panen padi kali ini akan memberikan motivasi bagi petani yang lain untuk memanfaatkan potensi lahan yang ada untuk ditanami padi, guna mencukupi kebutuhan beras masyarakat di Kabupaten Keerom maupun Kota dan Kabupaten Jayapura pada umumnya,”bebernya.

Dirinya menambahkan, untuk meningkatkan produksi padi yang lebih baik, ke depan dibutuhkan dukungan irigasi yang baik dari Kementerian PUPR serta dibutuhkan pasokan pupuk dari pupuk nasional dan dukungan alat mesin pertanian serta jaminan pasar untuk menampung hasil produksi petani. (yan/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *