Dua Pasangan Calon Telah Mendaftar di KPU Mamberamo Tengah 

WAMENA – Pendafratan calon Bupati Kabupaten Mambramo Tengah hingga akhir penutupan pendaftaran hanya dua pasangan calon yang bakal bersaing dalam pilkada Mamberamo Tengah yakni pasangan Riki Ham Pagawak dan Yonas Kenelak  yang didukung 7 Parpol, sedangkan pasangan calon Etman Tago dan Oni Brian Pagawak sebagai pasangan independent.

Ketua KPU Mambramo Tengah Steven Payoka mengakui pelaksanaan pendaftaran  di hari pertama dan hari kedua yakni 8 dan 9 Januari kemarin belum ada pendaftaran yang dilakukan lantaran pasangan calon yang diusung parpol belum berada di tempat, sedangkan untuk calon independent telah mendaftar sejak Desember 2017 lalu.

“Saat ini kami hanya melakukan pendaftaran dua pasangan calon, yang pertama dari pasangan calon independen dan pasangan yang diusung oleh parpol kini kedua berkas pasangan calon itu sedang dalam verifikasi KPU Mamteng.”ungkapnya saat ditemui di Wamena Kamis (11/1) malam.

Menurutnya, untuk calon yang diusung oleh parpol tidak ada masalah dengan pemberkasan, sedangkan untuk calon independen masih ada kekurangan berkas e-KTP yang dikumpulkan sebanyak 10000 namun setelah diverifikasi KPU, ternyata banyak ditemukan KTP ganda sehingga hanya 700 lebih saja yang diakui.

“Jadi dalam verifikasi berkas calon independen kita libatkan dukcapil Mamteng dan mereka mengaku jika baru mengeluarkan 3000 e-KTP dan semuanya itu adalah ASN, sehingga kita berikan waktu sampai dengan 18 Januari,” jelasnya.

Dalam pendaftaran tersebut , kata Steven, KPU Mamberamo Tengah telah memberikan surat rekomendasi kepada dua pasangan calon ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya di rumah sakit yang bertipe A yakni RSUD Dok II Jayapura, namun sampai saat ini pihaknya belum melakukan konfirmasi dengan KPU provinsi dan pihak RSUD Jayawijaya sehingga dalam waktu dekat ini akan dipersiapkan.

“Kami telah memberikan surat rekomendasi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, pada Jumat (12/1) besok ke Jayapura untuk melakukan pembicaraan mengatur waktu pemeriksaan untuk siapa yang lebih dulu dilakukan pemeriksaan kesehatannya,”katanya

Ia menambahkan jika batas waktu untuk pemeriksaan kesehatan itu sampai dengan 15 Jjanuari, sehingga KPU harus cepat mengambil langkah untuk mengatur waktu, setelah melakukan pemeriksaan kesehatan maka akan dilanjutkan dengan penelitian berkas dari pasangan calon termasuk hasil dari pemeriksaan kesehatan.

” Hasil pemeriksaan kesehatan itu akan juga kita lihat dalam agenda selanjutnya sehingga calon yang akan maju itu dipastikan sehat dan siap untuk bertarung dalam pilkada 2018,”tambah Steven.(jo)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *